DPRD PPU: Kegiatan Pertanian Bisa Hadirkan Kesejahteraaan

Abdul Rahman Wahid, angora DPRD Kabupaten PPU melaksanakan reses di Kecamatan Sepaku. (Ist)
Abdul Rahman Wahid, angora DPRD Kabupaten PPU (Kanan). (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pengembangan pertanian disebut punya tantangan berat yang harus dihadapi pemerintah. Pemerintah harus mampu meyakinkan petani bahwa kegiatan pertanian bisa menghadirkan kesejahteraan asalkan dikembangkan secara serius.

“Tantangannya merubah prilaku petani bahwa kegiatan mereka harus ada pengeluaran dan pemasukan. Artinya petani harus berfikir kegiatan mereka bisa memperoleh keutungan sebagai pemasukan, bukan sebatas pengeluaran,” kata Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Rahman Wahid.

Bantuan yang diberikan pemerintah untuk pengembangan pertanian seharusnya dijadikan modal. Dikembangkan untuk menghadirkan kesejahteraan. Bukan dianggap sebagai bantuan yang hanya digunakan begitu saja tanpa harus berfikir keuntungan.

Itu sebabnya, DPRD Kabupaten PPU ke depan meminta Pemkab PPU memberikan motivasi untuk itu. Bagaimana petani mengembangkan usaha pertaniannya dengan sungguh-sungguh untuk menghadirkan kesejahteraan.

Sebagai contoh untuk program pengembangan persawahan sebagai kawasan dengan berbagai macam jenis sesuai unggulan daerah. Program dukungan Kementerian Pertanian tersebut bila dikembangkan dengan sungguh-sungguh bisa memberi keuntungan besar bagi petani. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.