Pembangunan Kota Nusantara Tambah Pendapatan Masyarakat di Pesisir

Bagus Purwa

Pembangunan Bandara Nusantara di IKN. (Ist)
Pembangunan Bandara Nusantara di IKN. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pembanguan Kota Nusantara pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni Kecamatan Sepaku, menambah pendapatan warga Pantai Lango, Kecamatan Penajam yang terletak di pesisir di daerah yang akrab disapa Benuo Taka itu.

“Pembangunan pengembangan Kota Nusantara ada di sejumlah kelurahan di Kecamatan Penajam,” jelas tokoh masyarakat Kelurahan Pantai Lango Setta di Penajam.

Sejumlah wilayah di Kecamatan Penajam yang terkena proyek pengembangan prasarana penunjang Kota Nusantara, ibu kota negara masa depan Indonesia itu, antara lain di Kelurahan Maridan, Gersik, dan Kelurahan Pantai Lango.

Penghasilan masyarakat di Kelurahan Pantai Lango, menurut dia, sebagian besar adalah melaut atau nelayan, dan lainnya mengurus kebun kelapa sawit.

“Warga Kelurahan Pantai Lango dapat penghasilan tambahan karena ada pembangunan pengembangan Kota Nusantara,” tambahnya.

Sejumlah proyek pengembangan prasarana penunjang Kota Nusantara di Kecamatan Penajam, di antaranya pembangunan Bandara Naratetama dan jalan tol penunjang transportasi ibu kota negara masa depan Indonesia itu.

Kemudian pembangunan untuk kepentingan pemerintah, pemerataan ekonomi dan pembangunan nasional, termasuk lokasi pembangunan pelabuhan logistik Kota Nusantara.

Banyak pekerja yang terlibat dalam pembangunan pengembangan Kota Nusantara itu, jelas dia, dan kebutuhan pekerja disediakan oleh warga setempat.

Sehingga warga Pantai Lango banyak menyediakan tempat tinggal yang dibuat model barak untuk disewakan kepada pekerja, serta menyediakan makan untuk pekerja berupa katering rumahan.

“Ada tiga tempat katering rumahan yang dikelola warga untuk penuhi makan pekerja, serta puluhan rumah disewakan untuk tempat tinggal pekerja itu jadi pendapatan tambahan bagi warga,” kata Setta.

Kemudian sebagian warga yang memiliki kemampuan lain selain sebagai nelayan, terlibat menjadi pekerja di sejumlah proyek pengembangan prasarana penunjang Kota Nusantara itu. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.