Pelopori Pemanfaatan Limbah Pakaian Coverall, PHM Luncurkan Program UBUKI

Program ekonomi sirkular, yang bernama Program Untuk Bumi Kita (UBUKI). (Ist)
Program ekonomi sirkular, yang bernama Program Untuk Bumi Kita (UBUKI). (Ist)

Balikpapan, helloborneo.com – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berkolaborasi dengan Yayasan Langkah Bumi Sirkular (YLBS) meluncurkan sebuah program ekonomi sirkular, yang bernama Program Untuk Bumi Kita (UBUKI), di Lapangan Senipah, Peciko, South Mahakam (SPS), Kalimantan Timur, pada 12 Mei.

Program ini mengelola pakaian alat pelindung diri pekerja migas, atau yang dikenal sebagai pakaian coverall, yang sudah tidak terpakai untuk dimanfaatkan menjadi produk yang lebih bernilai ekonomis seperti sepatu, pouch, atau produk lainnya. Program ini merupakan yang pertama di lingkungan Grup Pertamina, bahkan di Indonesia.

General Manager PHM Setyo Sapto Edi mengatakan, Perusahaan terus mendorong beragam inovasi dalam mendukung kebijakan PT Pertamina (Persero) terkait pengurangan emisi, pengelolaan lingkungan, termasuk limbah agar memberikan dampak positif yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun lingkungan. “Inisiatif UBUKI ini juga selaras dengan slogan Peringatan Hari Bumi Internasional tahun 2024, yaitu Make Every Day Earth Day, dan filosofi UBUKI, yakni From Secondhand to Become Valuable,” tuturnya. 

Ide Program UBUKI berawal dari permasalahan banyaknya timbunan pakaian coverall yang tidak dapat digunakan lagi karena memasuki masa kedaluwarsa. Perusahaan pun berinovasi dengan pengelolaan yang tepat melalui pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan ekonomi sirkular.

Ide program ini mendapatkan sambutan positif dari YLBS sebagai mitra pelaksana. Mewakili YLBS, Rowland Asfales menjelaskan bahwa inisiatif nyata ini merupakan komitmen bersama dalam memberikan value baru pada barang-barang yang sudah tidak terpakai.

“Kami antusias untuk mendukung program kolaborasi ini agar bisa berlanjut memberikan dampak yang lebih besar lagi, memberikan inspirasi positif kepada komunitas sekitar dan khalayak umum,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Environment PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Kemas Adrian mengapresiasi pelaksanaan program ini. 

“Inisiatif ini merupakan program pertama di Grup Pertamina. Semoga pekerja PHM dapat terus menjadi inisiator dan pelopor dalam program-program berkelanjutan lainnya,” harapnya.

Saat ini PHM mempertimbangkan rencana pengembangan program UBUKI ini sebagai bagian dari program pengembangan masyarakat atau Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang lingkungan dan ekonomi melalui penjajagan kerja sama dengan masyarakat di wilayah operasi dan koperasi yang akan menjadi mitra binaan. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.