Pemkab PPU Maksimalkan Lahan Persawahan Tadah Hujan

Bagus Purwa

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU Andi Trasodiharto. (ESY)
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PPU Andi Trasodiharto. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, memaksimalkan lahan persawahan tadah hujan dengan menggunakan alat mesin pertanian modern sekaligus percepatan perluasan lahan area tanam padi.di daerah yang dikenal dengan julukan Benuo Taka itu.

“Kami lakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi terkait percepatan perluasan area tanam padi,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto di Penajam.

“Kami juga usulkan permohonan bantuan dua unit alat mesin pertanian pengolahan tanah modern jenis ratavator untuk maksimalkan lahan sawah tadah hujan,” tambahnya.

Penggunaan alat mesin pertanian (Alsintan) jenis ratavator cukup efektif untuk lahan persawahan dengan pengairan tadah hujan, pengairan lahan persawahan di Kabupaten Penajam Paser Utara selama ini bergantung pada curah hujan.

Penggunaan Alsintan modern harus diterapkan kepada petani, menurut dia, agar lahan persawahan yang mencapai lebih kurang 8.000 hektare dapat terhadap secara keseluruhan.

Penggarapan lahan persawahan dengan menggunakan rotavator hanya membutuhkan waktu tiga sampai empat jam per hektare, jelas dia lagi, pengolahan lahan sawah menggunakan semi modern seperti traktor tangan butuh enam sampah tujuh hari.

Sebagai daerah masih dengan sistem pengairan tadah hujan penggunaan Alsintan modern rotavator cukup efektif, karena ketika ada air bisa langsung digarap.

“Kalau gunakan traktor tangan butuh waktu berhari-hari untuk selesaikan penggarapan lahan persawahan,” ucap Andi Trasodiharto.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengusulkan pengadaan dua unit alat mesin pertanian modern itu kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Diharapkan usulan pengadaan dua unit Alsintan modern jenis rotavator diakomodir dan disetujui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dengan adanya rotavator itu dapat melakukan percepatan perluasan penggarapan lahan persawahan, sebagai upaya meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara. (kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.