Kelangkaan Daging di Luar Daerah Paser Tidak Berdampak

Ajang Araya

AMAN. Disprindakop Paser memastikan stok daging sapi aman. (Ajang Araya - Hello Borneo)

AMAN. Disprindakop Paser memastikan stok daging sapi aman. (Ajang Araya – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Sejumlah daerah mengalami kelangkaan daging sapi, seperti di pulau Jawa yang membuat harga daging sapi mengalami kenaikan. Namun hal ini tidak berdampak di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, meski beberapa sapi didatangkan dari Pulau Jawa.

Kabid Perdagangan, Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM (Disprindakop) Paser Duma Alfira mengatakan, sejauh ini tidak ada dampak apa pun yang terjadi, meski beberapa daerah di Jawa mengalami kelangkaan daging sapi. Untuk harga daging di pasaran masih tetap aman, saat ini masih di angka Rp140 ribu per kilogram nya.

“Kenaikan yang terjadi di luar daerah, tidak berdampak apapun untuk penjualan daging sapi di Kabupaten Paser,”tuturnya.

Duma mengatakan, walau daging yang di datangkan dari Jawa, tidak ada dampak dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Meski harga daging sapi sampai Rp150 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram. Selain itu stok yang dimiliki Kabupaten Paser juga terbilang banyak, sehingga tidak ada kehawatiran dengan kelangkaan daging sapi.

“Sejauh ini saya rasa tidak ada masalah, walaupun daging yang didatangkan dari jawa. Tidak ada gejolak, saya rasa harga Rp150 ribu aman untuk saat ini,” ujarnya.

“Dan stok yang kami miliki juga masih banyak, jadi masih cukup untuk kedepannya,” tutup Duma. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.