Turun Jabatan Bupati Paser, Ridwan Siap Bantu Masyarakat

Rapal JKN

BERAKHIR. Hari terakhir Ridwan (kiri) ngantor kedatangan banyak tamu, yang ingin mengucapkan selamat tinggal dan foto bersama. (Rapal JKN - Hello Borneo)

BERAKHIR. Hari terakhir Ridwan (kiri) ngantor kedatangan banyak tamu, yang ingin mengucapkan selamat tinggal dan foto bersama. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Tak terasa selesai sudah masa jabatan Bupati Paser Ridwan Suwidi Periode 2010-2015, sejak (31/8). Di hari terakhir ngantornya dipenuhi dengan kedatangan para petinggi SKPD hingga masyarakat yang hadir untuk mengucapkan, selamat tinggal dan berfoto bersama Ridwan di penghujung jabatannya.

Ridwan yang dikonfirmasi helloborneo.com mengatakan, meski jabatannya sebagai Bupati di Paser telah usai. Tetapi ia takan berhenti untuk membangun kabupaten Paser, bahkan Ridwan menuturkan ia akan menetap di Paser dan akan lebih memperbanyak kegiatan sosial untuk masyarakat.

“Saya yang jelas tidak pernah istirahat, pasca turun jabatan ini saya akan memperbanyak kegiatan sosial dengan fasilitas yang saya miliki. Dan bantuan yang akan saya diberikannya pada masyarakat semua secara gratis,” terang Ridwan.

Tak sampai disitu Ridwan juga berharap, untuk pemimpin selanjutnya bisa meneruskan pembangunan di Paser, bukan hanya sebatas pembangunan infrastruktur. Tetapi pembangunan juga dilakukan kepada masyarakat, agar terciptanya lingkungan yang kondusif dan kedamaian di kabupaten Paser.

“Masa depan kita saat ini, ialah masa depan pembangunaa. Maka mari kita bersama menjaga kesatuan dan mempererat barisan pembangunan agar apa yang diharapkan masyarakat Paser bisa terwujud,” harap Ridwan.

Selain itu diakui Ridwan, selama menjadi Bupati di Paser banyak pengalaman yang tak bisa ia lupakan. Terutama saat dimana ia bisa bercengkrama dan membantu masyarakat. Selain itu selama masa jabatan Ridwan, ia berhasil mempertahankan WTP untuk abupaten Paser dua kali berturut-turun.

“Banyak kenangan indah saya selama menjadi Bupati Paser ini, namun memang tak ada yang abadi. Sekarang saya hanya bisa berpesan dan meminta maaf pada masyarakat Paser, apabila selama saya jadi bupati ada kesalahan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Ridwan Suwidi menjabat selama dua periode memimpin Paser. Bahkan beberapa kepala SKPD yang pernah merasakan kepemimpinan Ridwan mengatakan, kalau Ridwan merupakan sosok pemimpin yang memiliki loyalitas tinggi untuk kabupaten Paser.

“Beliau merupakan sosok pemimpin yang dapat menjadi contoh, bahkan semangat beliau untuk membangun Kabupaten Paser ini sangat tinggi,” tutur Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Paser, Adi Maulana. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.