Tunggakan Insentif Penajam Terancam Dibayarkan 2019

Ari B
Penajam, helloborneo.com – Tunggakan insentif pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, selama empat bulan terancam dibayarkan pada 2019 jika kondisi keuangan daerah yang mengalami penurunan hingga akhir tahun tidak mengalami perubahan.

Kantor Setkab PPU.

Asisten III Bidang Admnistrasi Umum dan Keuangan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara Alimuddin saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis, mengatakan, pemerintah kabupaten masih menunggu transfer dana dari pemerintah pusat untuk membayarkan insentif PNS yang hingga kini belum dibayarkan.

Kondisi keuangan daerah saat ini menurut dia, sedang mengalami penurunan akibat pengurangan dana transfer bagi hasil minyak dan gas bumi dari pemerintah pusat.

Penurunan transfer dana dari pemerintah pusat tersebut, memaksa Pemerintah Kabupaten Penajam Paser utara menunda sejumlah kegiatan dan program di setiap satuan kerja perangkat daerah atau SKPD.

Penundaan sejumlah kegiatan dan program di setiap SKPD yang dilakukan untuk menyesuaikan kondisi anggaran daerah itu, termasuk menunda pembayaran insenti PNS (pegawai negeri sipil) selama empat bulan (Juni-September 2018).

Alimuddin memastikan insentif Juni-September akan segara dibayarkan setelah transfer dana dari pemerintah pusat untuk September dan Oktober 2018 telah masuk ke kas daerah.

Namun lanjut ia, juga tidak menutup kemungkinan tunggakan pembayaran insentif PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) selama empat bulan tersebut ditunda hingga 2019.

“Jika kondisi keuangan pemerintah kabupaten hingga akhir tahun belum mengalami perubahan, pembayaran insentif PNS bakal ditunda sampai 2019,” ungkap Alimuddin.

Pemberian insentif bagi PNS atau ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut berdasarkan Peraturan Bupati Penajam Paser Utara Nomor 23 Tahun 2018.

Total insentif yang harus dibayarkan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara lebih kurang Rp9 miliar per bulan, yang pembayarannya dilakukan setiap akhir bulan.

Sejak Juni hingga kini belum ada kepastian pembayaran insentif atau TPP (tunjangan perbaikan penghasilan) tersebut akan dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.