Penggiat Budaya Mancanegara Ramaikan Buen Festival Penajam

Bagus Purwa

Festival Buen di desa bangun mulya kecamatan waru.

Penajam, helloborneo.com – Penggiat budaya mancanegara ikut meramaikan Buen Festival yang digelar di Desa Bangun Mulya Kecamatan Waru, Kabupeten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, 26-29 Oktober 2018.

“Buen Festival kembali digelar berdasarkan kegiatan yang laksanakan sebelumnya pada 2016 dan 2017,” kata Ketua Panitia Buen Festival 2018 Yuni Nurhayati Aka ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat.

Gaung Buen Festival Kabupaten Penajam Paser Utara menurut dia, sampai ke tingkat nasional maupun internasional, bahkan sejumlah penggiat budaya mancanegara ikut meramaikan festival tersebut.

“Sejumlah penggiat budaya mancanegara yang pernah terlibat pada Buen Festival 2016 dan 2017 kembali ikut serta pada Buen Festival 2018,” jelas Yuni Nurhayati.

Para penggiat budaya mancanegara atau seniman internasional itu di antaranya, Junichi Usui pemain biola dari Jepang dan Rodrigo Parejo pemain seruling dari Spanyol, serta sejumlah seniman luar negeri lainnya.

Selain seniman atau penggiat budaya luar negeri, seniman nasional serta seniman daerah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kalimantan juga ikut meramaikan Buen Festival 2018.

Buen Festival lanjut Yuni Nurhayati, merupakan salah satu ikon dengan kemasan seluruh etnik suku dan budaya yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, yang dijadikan dalam satu rangkaian festival.

Buen Festival 2018 lebih istimewa karena menggagas konsep-konsep baru dengan menyuguhkan sedikitnya 12 kebudayaan dari sejumlah suku yang ada di wilayah Penajam Paser Utara.

“Rangkaian Buen Festival menampilkan 12 ragam budaya seperti budaya suku Paser, Bugis, Jawa, Toraja, Batak serta sejumlah suku lainnya yang ada di Penajam Paser Utara,” kata Yuni Nurhayati.

Penampilan 12 ragam budaya tersebut tambahnya, digabungkan dalam berbagai pertunjukan pentas seni disertai edukasi budaya dan wawasan kebangsaan melalui pertunjukan seni budaya.

Gelaran seni budaya, Buen Festival yang telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya tersebut diharapkan dapat meningkatkan dunia seni budaya di Kabupaten Penajam Paser Utara. (bp/hb)

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.