Empat Petahana KPU Penajam Lulus Tes CAT

Bagus Purwa

Kantor KPU PPU.

Penajam, helloborneo.com – Empat komisioner petahana Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, lulus tes seleksi calon anggota KPU setempat periode 2018-2023.

“Tes dengan metode computer assisted test (CAT) dilaksanakan Kamis (22/11) di gedung Institut Agama Islam Negeri, Samarinda,” kata Ketua Tim Seleksi Anggota KPU Wilayah II Kalimantan Timur Haerul Anwar ketika dihubungi helloborneo.com dari Penajam, Jumat.

Empat “incumbent” atau petahana anggota Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Penajam Paser Utara lanjut dia, lulus dalam tes tertulis dengan menggunakan sisten CAT tersebut.

Selain empat petahana itu menurut Haerul Anwar, 18 pelamar calon komisioner KPU Kabupaten Penajam Paser Utara lainnya juga lulus dalam tes tertulis.

“Untuk pelamar calon anggota KPU Kabupaten Penajam Pase Utara yang lulus tes tertulis dengan sistem CAT sebanyak 22 pendaftar,” jelasnya.

Sementara untuk Kota Balikpapan sebanyak 30 pelamar lulus tes tertulis, Kabupaten Kutai Barat 14 pendaftar, Mahakam Ulu 13 orang dan Kabupaten Paser sebanyak 20 pelamar lulus tes tertulis.

“Semua pelamar calon anggota KPU kabupaten/kota yang diumumkan lulus tertertulis itu, nilai tesnya memenuhi batas nilai minimal atau nilai ambang batas (passing grade) yang ditetapkan sebesar 50,” kata Haerul Anwar.

Tim Seleksi Anggota KPU Wilayah II Kalimantan Timur menerbitkan surat Nomor 11/PP.06-Pu/64/Timsel-2/Kab-Kota/XI/2018 tentang pengumuman calon komisioner KPU yang lulus tes tertulis tesebut.

Pelamar yang lulus tes tertulis melalui daring dengan menggunakan sistem CAT itu tambah Haerul Anwar, selanjutnya mengikuti tes psikologi yang dilaksanakan pada 23-24 November 2018 di Hotel Horison, Kota Samarinda.

“Tes psikologi kami laksanakan mulai hari ini sampai Sabtu (24/11), mulai pukul 08.00 WITA dan bagi pelamar yang terlambat datang dianggap mengundurkan diri,” tegasnya.

Selain menjalani tes psikologi, pendaftar calon komisioner KPU tersebut juga akan menjalani tes kesehatan dan wawancara, serta penilian publik. (bp/hb)

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.