910 Pencaker di Penajam Yang Telah Miliki Kartu Kuning Belum Bekerja

Bagus Purwa

Foto Kepala Bidang Penempatan Pelatihan dan Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten Penajam Paser Utara, Abdul Muhid.

Penajam, helloborneo.com – Sedikitnya 910 pencari kerja atau pencaker di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat telah memiliki kartu kuning belum bekerja atau belum mendapatkan pekerjaan.

Kepala Bidang Penempatan Pelatihan dan Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten Penajam Paser Utara, Abdul Muhid saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat mengatakan, sepanjang 2020 terdata sebanyak 1.185 pencaker.

“Pencari kerja yang membuat kartu kuning mulai Januari hingga Desember 2020, sebanyak 1.185 orang,” ujarnya.

“Dari 1.185 pencaker yang terdaftar memilik kartu kuning itu 275 tercatat sudah bekerja, 910 orang lain belum bekerja,” tambah Abdul Muhid.

Mewabahnya virus corona menurut Abdul Muhid, berpengaruh pada lowongan pekerjaan, karena perusahaan-perusahaan tidak membuka lowongan kerja pada pandemi saat ini.

Setiap perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan lanjut ia, melaporkan kepada Disnakertrans Kabupaten Penajam Paser Utara.

Salah satu kekurangan tenaga kerja lokal jelas Abdul Muhid, adalah dari sisi sertifikasi kompetensi sehingga belum bisa memenuhi persyaratan.

Karena keterbatasan anggaran, Disnakertrans Kabupaten Penajam Paser Utara belum dapat memberikan pelatihan kepada tenaga kerja lokal.

“Lowongan pekerjaan pada posisi tertentu, banyak pencari kerja yang tidak memenuhi kualifikasi pendidikan dan sertifikasi kompetensi,” kata Abdul Muhid.

“Untuk memberikan pelatihan menunggu program kementerian, karena tahun-tahun sebelumnya kementerian membuka pendidikan dan pelatihan,” ucapnya.

Disnakertrans Kabupaten Penajam Paser Utara Abdul Muhid menimpali lagi, juga mencari informasi terkait program pelatihan gratis yang dilakukan Balai Latihan Kerja atau BLK. (adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.