Kejaksaan Negeri Berau Musnahkan Barang Bukti Tindak Kejahatan dari 158 Perkara

Foto Istimewa.

Berau, helloborneo.com – Kejaksaan Negeri Berau, memusnahkan barang bukti dari tindak kriminalitas yang ditangani, Selasa (8/6). Kepala Kejaksaan Negeri Berau, Nislianudin mengungkap barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari berbagai macam, seperti 1.700 botol minuman keras, narkotika, senjata tajam, bom, serta beberapa pakaian bukti pelecehan seksual, barang-barang tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar, dipotong, hingga di hancurkan dengan alat berat.

“Berbagai macam barang bukti kita musnahkan hari ini, ada sajam, miras, serta narkoba, ada juga sabu, tapi ini hanya sisanya, beberapa sudah dimusnahkan duluan”. Ungakapnya.

Mantan Kajari Aceh itu menambahkan, barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari 158 perkara yang ditangani Kejaksaan Negeri Berau, dalam kurun waktu satu tahun, yakni sejak Juni 2020 hingga Juni 2021.

“Ini dari perkara yang ditangani sejak Juni 2020 sampai sekarang. Perkara – perkara tersebut diantaranya narkotika, orang dan harta benda (ORHANDA), pidana umum dan perkara lainnya,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Berau, Gamalis yang turut menghadiri pemusnahan barang bukti tindak kriminal tersebut mengakui, kriminalitas di Berau, masih terbilang tinggi, hal itu karena Berau berbatasan langsung dengan beberapa wilayah.

“Hari ini dengan pemusnahan barang bukti ini, terutama narkotika terbilang masih tinggi di Berau, karena banyak jalur yang bisa di lalui untuk masuk ke Berau ini,” tuturnya.

Namun demikian, dengan adanya pemusnahan tersebut sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir kejahatan yang terjadi.Sedangkan untuk pemusnahan ratusan botol minuman keras, menurut Gamalis, merupakan realisasi peraturan daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2009, tentang pelarangan penjualan dan peredaran minuman beralkohol.

“Kalau untuk miras ini, kan ada sudah ada Perdanya, jadi ini salah satu hasil realisasi di lapangan”, tutupnya. (nr/sop/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.