Bupati Berau Minta Masyarakat Tingkatkan Minat Baca

N Rahayu

Perpustakaan sebagai ujung tombak literasi. (NR)
Perpustakaan sebagai ujung tombak literasi. (NR)

Berau, helloborneo.com – Bupati Berau Sri Juniarsih meminta masyarakat setempat agar meningkatkan minat baca untuk melahirkan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas.

“Lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas, tidak luput dari kebiasaan membaca ragam pengetahuan ataupun informasi terkini,” ujar Bupati Sri Juniarsih ketika dihubungi helloborneo.com di Berau, Rabu.

Kendati zaman sudah maju seperti saat ini, tidak menjadi alasan para pelajar dalam mencari pengetahuan. Dalam smartphone sudah banyak pengetahuan yang dapat dicari sehingga semua bisa diakses dari handphone.

Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau, M Hendratni, serta Kepala Dinas Pendidikan, Murjani, Jumat (15/10) menyambangi SD Negeri 019 Tanjung Redeb yang mendapatkan Akreditasi A oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas).

Sri Juniarsih bangga dengan akreditasi yang didapat tersebut. Kendati belum seluruh sekolah mendapatkan akreditasi A dari Perpusnas, namun diharapkan sekolah lainnya dapat berkaca dari SD Negeri 019 Tanjung Redeb agar dapat mendapatkan akreditasi serupa.

Bupati juga berpesan kepada pelajar untuk rutin membaca, dan fasilitas baca harus bisa memberi kenyamanan kepada pelajar.

“Upaya wujudkan manusia cerdas adalah dengan memenuhi fasilitas perpustakaan yang representatif dan memadai, baik dari sisi bangunan hingga ketersediaan buku-buku bacaan,” ucapnya. 

ia menghimbau kepada sekolah lain di Bumi Batiwakkal dapat melihat dan mencontoh SD Negeri 019 Tanjung Redeb dalam merawat perpustakaannya sehingga berhasil menyabet akreditasi A oleh Perpusnas RI.

“Lakukan hal yang serupa, agar dapat menciptakan perpustakaan yang nyaman dilingkungannya masing-masing untuk menarik minat para pembaca,” ujarnya.

Menyangkut aspek pendukung lainnya untuk menunjang kenyamanan pembaca serta lebih menarik minat warga untuk membaca, pemerintah akan berusaha membantu melalui anggaran yang ada. 

“Ke depan mungkin pemerintah kabupaten bisa bantu melalui anggara yang ada,” kata Sri Juniarsih.

“Intinya adalah saya meminta kepada para pelajar untuk selalu mambaca, karena dengan membaca itu dapat meningkatkan akses,” jelasnya. (bp/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.