Kapal Angkutan Barang Seruduk Turap Tepian Ahmad Yani

Nita Rahayu

(Ist)

Tanjung Redep, helloborneo.com – Kapal angkutan barang Damai Sejahtera 5 menabrak turap tepian Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Rabu (5/1).

Menurut penuturan warga sekitar lokasi turap, kapal terlihat melintas dengan kecepatan tinggi. Pasalnya, meski jangkar diturunkan, kapal masih melaju hingga kemudian berhenti saat menabrak turap.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Berau, Taupan Madjid mengaku, pihak terkait yakni Dinas Perhubungan, masih menelusuri penyebab insiden. Namun, Taupan menegaskan pihaknya segera menangani turap yang rusak sepajang beberapa meter tersebut.

“Penyebabnya nanti masih diselidiki oleh Dinas Perhubungan. Yang pasti pada saat menabrak, kapal masih dalam keadaan sangat laju”, katanya.

Perbaikan turap dilakukan tidak hanya pada bagian yang rusak atau ditabrak. Langkah ini dilakukan karena bagian turap tersambung di sepanjang jalan Ahmad Yani.

“Tentunya akan diperbaiki, karena ini merupakan area jualan para pedagang dari sore hingga malam. Hanya saja tidak bisa hanya di sini yang diperbaiki, kalau kita bongkar tentu akan terbongkar seluruhnya.  Jadi, sementara kita akan bangun turap baru di depan bagian turap yang ditabrak”, jelasnya.

Taupan turut menegaskan, akan meminta pertanggungjawaban kerusakan kepada pemilik kapal Damai Sejahtera 5. Dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah akan melakukan audiensi dengan pemilik kapal.

“Pihak Damai Sejahtera akan segera juga dikoordinasikan terkait ini, tanggungjawabnya seperti apa”, lanjutnya.

Dengan adanya insiden ini, nakhoda maupun awak kapal tidak diizinkan melakukan aktivitas atau pun melakukan kegiatan di luar Berau, hingga adanya pertanggungjawaban dari pemilik kapal. “Dilarang dulu keluar atau berkegiatan, nanti setelah ada kesepakatan atau mou dengan pemerintah daerah, baru diizinkan”, tandasnya. (yor)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.