Mantan Sekda kutim Jadi Tersangka Korupsi Genset Rp2,3 Miliar

David P

Balikpapan, helloborneo.com – Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur Irawansyah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan dan pemasangan mesin genset 350 KVA dan panel sinkron di Desa Senambah, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Kaltim, Kombes Pol. Indra Lutrianto Amstono menyatakan, peningkatan status tersangka oleh Subdit Tipikor berlaku sejak Kamis (3/2) lalu.

Penetapan Irawansyah sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan dari berkas perkara yang menjerat WHM di mana pada saat kejadian menjabat sebagai Kabag Umum dan Perlengkapan di Pemkab Kutim.

“Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari WHM, yang sudah lebih dulu ditetapkan tersangka, bahkan saat ini WHM sudah divonis,” jelas Indra di Mapolda, Selasa (8/2).

Irawansyah bersama dengan WHM melakukan mark up anggaran proyek Rp5,6 Milliar. Berdasarkan audit BPKP Kaltim tindakan kedua tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara.

“Ini nilai markup nya Rp2,3 milliar, jadi artinya tidak bisa dia buktikan tentang adanya kekurangan-kekurangan material yg dibutuhkan yang diperlukan,” imbuhnya.

Kasus tersebut juga sempat menyeret Direktur CV CAN  berinisial DJ sebagai pelaksana proyek. “Tapi yang bersangkutan (DJ), meninggal saat proses penyelidikan sedang berjalan,” terang Indra.

Untuk tersangka Irawansyah dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 15 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 juncto pasal 55 Ayat 1 dan Pasal 56 KUH Pidana dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara serta denda minimal Rp50 Juta dan maksimal Rp1 Miliar. (yor)




One thought on “Mantan Sekda kutim Jadi Tersangka Korupsi Genset Rp2,3 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.