Pencuri Mobil Rental ditangkap Di Banjarmasin, Modusnya Pura-pura Kehilangan Kunci Kontak

Kasatreskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro merilis tersangka curanmor roda empat RDS (24) bersama barang bukti mobil Toyota Avanza hitam di Mapolresta, Selasa (12/4). (Ist)

Roy MS


Balikpapan, helloborneo.com – Terduga pelaku pencurian mobil Toyota Avanza KT 1036 KR yang terjadi Rabu 30 Maret 2022 di Kawasan Eks Puskib, Kelurahan Mekar Sari Balikpapan Tengah terungkap oleh Satreskrim Polresta Balikpapan.

Pemuda 24 tahun berinisial RDS yang diduga mendalangi aksi tersebut, disergap oleh anggota Unit Jatanras Polresta Balikpapan, Kamis (7/4) lalu. Sebelum penangkapan, tersangka terlacak bersembunyi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan bersama barang bukti yang dilarikannya.

Kasatreskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengkonfirmasi penangkapan yang dilakukan oleh anggotanya berdasar hasil penyelidikan atas laporan korban.

Mulanya, pemuda yang sesuai identitas bermukim di Jalan Letjen Suprapto, Baru Ulu, Balikpapan Barat itu menyewa mobil korban untuk beberapa waktu. Namun, saat masa sewa selesai RDS mengaku kunci kontak mobil hilang.

“Dia (tersangka) hanya berpura-pura saja. Sebenarnya kuncinya ada sama dia,” Kata Rengga, Selasa (12/4).

Namun, saat itu korban belum sadar bahwa telah masuk dalam perangkap modus kejahatan RDS. Sehingga korban menggunakan kunci cadangan untuk membawa kembali mobil yang disewa pelaku.

Selang satu pekan setelahnya, RDS diam-diam kembali ke rumah korban di kawasan Eks Puskib RT 24, Kelurahan Mekar Sari. Secara kebetulan di saat yang sama korban diketahui sedang tidak berada di rumahnya, sehingga tersangka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa kabur mobil.

“Pelaku mengambil mobil yang berada di parkiran rumah korban. Dia menyalakannya pakai kunci lama yang sempat diakuinya telah hilang,” sambungnya.

Oleh RDS mobil curian dibawa kabur ke luar daerah. Dalam upaya pengembangan kasus, penyidik mensinyalir RDS merupakan pelaku tunggal.

“Pelaku dan barang bukti kemudian kita bawa ke Polresta Balikpapan untuk proses hukum lebih lanjut. Hasil pengembangan, pelaku beraksi seorang diri,” timpalnya. Untuk proses hukum lebih lanjut, RDS harus menjalani penahanan di Rutan Polresta Balikpapan. Dirinya sementara dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian kendaraan bermotor roda empat yang ancaman hukumannya pidana kurungan penjara selama tujuh tahun. (yor)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.