Sesalkan Kasus Penganiayaan Atlet, Ketua Cabor Muaythai Akui Persiapan Porprov Terdampak

Roy MS

Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Muaythai Balikpapan, Reza Alexander. (Ist/net)

Balikpapan, helloborneo.com – Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Muaythai Balikpapan, Reza Alexander menyesalkan terjadinya kasus penganiayaan terhadap atlet Muaythai Balikpapan Muhammad Nur Fadhillah (20) oleh mantan pelatihnya berinisal HP.  Apalagi, melihat kontribusi kedua pihak dalam cabor Muaythai di Kota Balikpapan, diakui oleh Reza memang cukup besar.

Menurutnya, memang permasalahan ini merupakan wilayah personal antar kedua pihak. Namun, menimbang kedekatan yang terjalin dengan keduanya melecut keprihatinan Reza. Bahkan, saat awal kasus ini menggelinding di kepolisian, dirinya turut ikut memediasi kedua pihak untuk berdamai.

“Itu kan sebenarnya masalah internal camp antara mantan guru dengan murid. Kebetulan cabor tidak tahu menahu soal itu. Cuma saya kan kenal baik sama korban dan pelaku,” katanya melalui sambungan telepon.


Baca juga:


Secara keorganisasian, kejadian tersebut tentu berdampak terhadap persiapan cabor dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim di Berau mendatang. Sebabnya lagi, HP sendiri terlanjut masuk dalam susunan pelatih kontingen Muaythai Balikpapan yang akan berlaga di ajang tersebut.

Belum lagi, HP yang merupakan Pembina camp Balikpapan Fight Club (BFC), yang diketahui sebagai salah satu camp pemasok atlet dalam kontingen Balikpapan, tentu menurutnya akan sangat mempengaruhi.

“Nah atletnya dari BFC ini komunikasinya dengan dia (HP). Nah saya bingung juga, karena dari camp BFC itu ada beberapa atlet yang sudah terdaftar, khawatirnya bisa gak jadi ikut,” urainya.

Mensiasati hal itu, Pengcab saat ini mempersiapkan opsi untuk membuka peluang bagi atlet cadangan mengisi kuota untuk diberangkatkan ke Porprov. 

“Perekrutan atlet cadangan mau gak mau. Ini lagi kami bahas terlebih dahulu,” tuturnya.

Reza berharap kasus ini segera selesai dengan baik, sehingga tidak berlarut dan terutama dapat merugikan kedua pihak. (yor)


Berita terkait:




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.