Petani Kecamatan Babulu Dapatkan BBM Bersubsidi

ES Yulianto

BBM Bersubsidi kini bisa dinikmati Petani di Kecamatan Babulu. (Ist)
BBM Bersubsidi kini bisa dinikmati Petani di Kecamatan Babulu. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan kali ini meresmikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk para petani di Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Mulyono subsidi BBM untuk petani ini berdasarkan keluhan petani. Petani selama ini menggunakan BBM untuk kebutuhan alat pertanian harus mengeluarkan biaya 3 kali lipat.

“Mendengarkan suara petani bahwa petani kesulitan bahan bakar karena harganya 3x lipat,” kata Mulyono.

Mulyono berpesan untuk BBM bersubsidi dikelola dengan baik. Diharapkan kedepannya proses BBM subsidi tidak mengalami kendala. Sedangkan kebutuhan petani di Kecamatan Babulu bisa mencapai 425.250 liter dalam jangka waktu satu tahun.

“Silahkan di kelola dengan baik. Mudahan mudahan dalam waktu kedepannya tidak ada kendala apapun. Dan bisa mencari skema yang baik jangan sampai berebut dengan mobil truck,” jelasnya.

Tingginya harga BBM non subsidi membuat petani sulit untuk mengembangkan lahan pertanian. Diungkapkan Asisten 2 Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Nicko Herlambang, saat ini petani hanya mampu memanfaatkan 2.351 hektare, dari total lahan pertanian 7.000 hektare.

“Semangat pak, kita selalu buka ruang komunikasi. Sangat berharap bisa mengembangkan area tanam pertanian hingga 7.000 hektare,” ujar Nicko Herlambang.

Nicko Herlambang pun akan berkomitmen untuk memenuhi hak petani, bekerjasama dengan pemerintah daerah, pihak legislatif serta pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

“Kita pertahankan dan tingkatkan kuotanya supaya petani bisa memperoleh haknya,” ucapnya.

Maulana Dani Yusuf, Sales Branch Manager Rayon IV Kaltimut PT Pertamina Patra Niaga, menyampaikan meski kuota saat ini tersedia belum terlalu banyak, diharapkan mampu dimanfaatkan secara baik.

“Kuota tidak full, hanya dua masa tanam kali ini. Mudah-mudahan dengan dimulainya hari ini bisa lebih baik,” pungkasnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses