Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sengaja melakukan pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum pada tanggal 14, pukul 14.00 lantaran sesuai nomor urut partai.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten PPU, Jhon Kenedy mengatakan perihal kesengajaan tersebut, dengan harapan para Bacalegnya bisa tumbuh secara baik untuk bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Kabupaten PPU.
“Kita ambil jadwal ini pukul 14.00 WITA, nomor urut partai juga 14. Mudah-mudahan dengan keselarasan ini Bacaleg dari partai demokrat ini bisa semakin berkembang, maju dan juga nanti kader yang terpilih bisa bermanfaat bagi masyarakat Penajam Paser Utara,” kata Jhon Kenedy, Minggu (14/05/2023).
Selain harapan itu, Jhon Kenedy juga meminta para Bacaleg untuk bisa bahu membahu dalam bekerja mulai dari tingkat bawah hingga tingkat atas dalam kebermanfaatan bagi masyarakat Kabupaten PPU.
“Tentu harapan kita semua untuk mewujudkan itu semua butuh kerjasama, kerja keras dari bawah sampai ke atas,” ujarnya
Dari 25 Bacaleg yang diusung, setidaknya target mutlak Partai Demokrat Kabupaten PPU mampu untuk meraup 5 kursi. Namun setidaknya upaya pihaknya untuk mempertahankan kursi saat ini yakni 4 kursi di Lembaga Legislatif cukup membanggakan.
“Target tidak muluk-muluk sesuai kemampuan kita juga. Kami tidak punya target besar, artinya bertahan saja dengan posisi ini syukur Alhamdulillah,” ucap Ketua DPC Partai Demokrat ini.
Disisa waktu yang tak lama ini, pihaknya perlu menyusun peta kekuatan untuk menjalankan strategi partai. Jhon Kenedy berkeyakinan bahwa upayanya akan tercapai.
“Dengan waktu yang hampir 8 bulan lagi ini bisa menyusun kekuatan strategi pemetaan-pemetaan masyarakat, insyaallah yang kita cita-citakan itu tercapai,” imbuhnya.
Tentunya tak mudah untuk meraup simpati dari masyarakat. Pihaknya harus fokus untuk mempertahankan suara yang ada, terlebih lagi masyarakat yang belum mendukung pihaknya. Pasalnya partai saat ini turut berjuang dianggap memiliki kekuatan yang sama.
“Strategi yang sudah ada gambaran wilayah-wilayah masing-masing, bagaimana kita bisa mempertahankan suara kita, apalagi bisa mencari kantong kantong yang lain, ini perlu kerja keras melihat kekuatan lain juga berimbang,” tambahnya. (log)
















