Raup Muin Ajak Cerdas Memilih Pemimpin, Hindari Tindakan yang Mencederai Demokrasi

Edy Suratman Yulianto

Raup Muin, Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara bersama pihak Pemkab PPU. (Ist)
Raup Muin, Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara bersama pihak Pemkab PPU. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, mengajak masyarakat untuk bersikap cerdas dalam memilih pemimpin pada Pilkada 2024 mendatang.

Ketua DPRD Kabupaten PPU itu menegaskan, pentingnya masyarakat dalam mempertimbangkan rekam jejak dan kapabilitas calon, agar pemimpin yang terpilih mampu mengemban amanah serta membawa kemajuan bagi PPU.

“Kita harus menjaga marwah demokrasi dengan memilih pemimpin yang memiliki komitmen dan integritas tinggi, bukan karena janji yang belum jelas,” ujarnya, Selasa (29/10/2024).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam Pilkada mendatang dan menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks yang bisa memecah belah masyarakat.

Menurut Raup, informasi yang tidak benar hanya akan menciptakan keretakan sosial dan mengganggu suasana yang kondusif di Kabupaten PPU. Sehingga ia berharap agar seluruh proses Pilkada bisa berjalan dengan lancar, damai, dan bebas dari konflik.

“Kita semua tentu tidak menginginkan adanya gesekan di tengah masyarakat karena perbedaan pilihan. Mari kita jaga persaudaraan dan persatuan selama Pilkada berlangsung,” katanya.

Selain itu, Ketua DPRD ini juga berpesan agar para kandidat kepala daerah dan tim sukses masing-masing dapat bersaing secara sehat dan sportif. Menurutnya, kampanye yang jujur dan terbuka mengenai visi dan misi kandidat akan lebih bermanfaat bagi masyarakat dalam menentukan pilihan.

“Para calon pemimpin sebaiknya memberikan edukasi politik yang baik kepada masyarakat. Sebaiknya fokus pada program yang ingin diwujudkan, bukan saling menjatuhkan atau menjelekkan pihak lain,” jelas Raup.

Menutup keterangannya, Raup Muin berharap pemimpin yang terpilih nanti bisa mengemban amanah dengan baik dan membawa Kabupaten PPU ke arah yang lebih maju dan sejahtera.

“Masyarakat harus berani menentukan pilihan berdasarkan hati nurani dan visi pembangunan yang jelas untuk Kabupaten PPU,” tutupnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses