Pangdam VI/Mulawarman Pimpin Upacara Alih Kodal Ke Korem 092/Maharajalila

Aditya


Upacara Pengalihan Komando dan Pengendalian (Kodal) empat Komando Distrik Militar (Kodim) dari Komando Resor Militer atau Korem 091/Aji Surya Natekesuma kepada Korem 092/Maharajalila, Selasa.

Balikpapan, helloborneo.com – Panglima Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto pimpin upacara Pengalihan Komando dan Pengendalian (Kodal) empat Komando Distrik Militar (Kodim) dari Komando Resor Militer atau Korem 091/Aji Surya Natekesuma kepada Korem 092/Maharajalila, Selasa.

“Pelaksanaan alih Kodal ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Kasad Nomor 23 Tahun 2019 tanggal 6 Desember 2019,” ujar Mayjen TNI Subiyanto kepada helloborneo.com, usai upacara Alih Kodal di Makodam VI/Mulawarman.

Regulasi tersebut tentang Penataan Satuan dan Pembentukan Satuan Baru untuk kebutuhan organisasi dalam memaksimalkan pelaksanaan pembinaan pertahanan aspek darat yang bertujuan untuk memudahkan Komando dan Pengendalian di wilayah Kalimantan Utara.

Satuan yang alihkan dari Korem 091/Aji Surya Natakesuma ke Korem 092/Maharajalila tersebut, yakni Kodim 0903/Tanjung Selor, Kodim 0907/Tarakan, Kodim 0910/Malinau, dan Kodim 0911/Nunukan.

“Berkaitan dengan serah terima jabatan maupun pelantikan pejabat baru terhadap satuan tugas baru di lingkungan  Korem 092/Maharajalela nanti dilaksanakan di Kabupaten Bulungan,” ucap Pangdam.

“Saat kantor Korem masih dalam pengerjaan, tetapi saya dengan beberapa staf koordinasi dengan kepala daerah didampingi Dandim 0903/Tanjung Selor meminta tempat yang  bisa dijadikan kantor sementara,” kata Subiyanto.

Pembentukan Korem 092/Maharajalila sendiri merupakan satuan teritorial yang berada di bawah kendali Komando Daerah Militer atau Kodam VI/Mulawarman.

Korem 092/Maharajalila menurut Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino, memiliki markas di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, setelah sebelumnya merupakan bagian dari Kalimantan Timur.

Kehadiran Korem 092/Maharajalila tersebut kata Kapendam, juga merupakan realisasi dari keinginan, harapan dan permintaan masyarakat serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

“Pembentukan 092/Maharajalila direstui seluruh komponen masyarakat serta pemerintah daerah sebagai bukti kepercayaan masyarakat wilayah perbatasan Kalimantan Utara kepada Kodam VI/Mulawarman,” jelas Dino Martino. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses