Pemerintah Kabupaten Penajam Belum Bisa Berkontribusi Kembangkan Food Estate

ES Yulianto

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Mulyono (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, belum bisa berkontribusi dalam pengembangan food estate atau program menjaga ketahanan pangan, sehingga berharap bantuan keuangan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Mulyono saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Selasa, mengatakan, untuk tahun ini (2022) belum ada kegiatan dari pemerintah kabupaten menyangkut pengembangan food estate.

Kondisi keuangan pemerintah kabupaten yang minim menurut dia, diharapkan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dapat membantu pendanaan untuk pengembangan food estate tersebut.

“Tahun ini belum ada kegiatan untuk food estate karena anggaran pemerintah kabupaten lebih difokuskan untuk bayar utang sekitar Rp400 miliar, jadi kami harapkan porsi anggaran dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Untuk melakukan langkah awal melakukan pengembangan food estate jelas dia, membutuhkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyangkut ketersediaan benih dan pupuk.

Kebutuhan benih dan pupuk sangat penting dalam pengembangan food estate lanjut dia, sedangkan untuk peralatan dan mesin pertanian masih mumpuni atau memadai.

“Alat dan mesin pertanian sudah ada, mungkin terlebih dahulu harus dibantu persoalan benih dan pupuk,” ucapnya.

Pengembangan food estate di Kabupaten Penajam Paser Utara, juga masih kekurangan infrastruktur pertanian.

Kemudian jelas Mulyono keperluan untuk pembangunan irigasi dan jalan usaha tani juga akan menjadi persoalan mendasar dalam pengembangan food estate tersebut.

“Kegiatan kegiatan lain termasuk seperti irigasi dan jalan-jalan usaha tani menjadi persoalan dalam pengembangan food estate,” kata dia.

Program food estate merupakan program Kementerian Pertanian sebagai usaha pengembangan kawasan lumbung pangan agar lebih maju dan mandiri. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses