ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berharap pemerintah pusat memberikan insentif khusus minimal Rp1 triliun per tahun untuk pembangunan di Benuo Taka. Insentif khusus diperlukan oleh Pemkab PPU untuk mengimbangi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Sebagai daerah penyangga IKN, kami meminta insentif khusus ke pusat sebesar Rp 1 triliun sampai Rp2 triliun per tahun,” kata Kabag Pembangunan Setkab PPU Nicko Herlambang, Jumat (24/6/2022).
Permohonan dana insentif khusus, kata Nicko, telah disampaikan ke pemerintah pusat. Pemkab PPU berharap besar permohonan tersebut dapat diakomodir. “Kami sudah sampaikan permintaan insentif khusus itu ke pemerintah pusat,” ujarnya.
Pemerintah daerah meminta insentif khusus sebagai bentuk kompensasi Kecamatan Sepaku diambil alih untuk IKN Nusantara.
Selain itu, APBD PPU hanya Rp1,1 triliun dianggap mampu mengimbangi pembangunan IKN di Kecamatan Sepaku.
“Anggaran PPU untuk pembangunan infrastruktur hanya Rp50 miliar sampai Rp100 miliar. Anggaran sebesar itu tentu tidak bisa mengimbangi pembangunan IKN,” tuturnya.
Nicko mengungkapkan, pemerintah daerah mengajukan dana insentif khusus untuk pembangunan sektor pariwisata, infrastruktur jalan, infrastruktur air bersih, pendidikan, kesehatan, pertanian dan lainnya.
“Pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia) juga sangat penting untuk dipersiapkan agar mampu bersaing di IKN nantinya,” tandasnya. (adv)

















