Bupati Paser Lantik Direktur Perumda Prima Jaya Taka Periode 2022-2027

Tontong Bhakti Sihombing

Bupati Paser, Fahmi Fadli, melantik M. Fitriansyah Mubarak, sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Prima Jaya Taka periode 2022-2027. (ITBS)
Bupati Paser, Fahmi Fadli, melantik M. Fitriansyah Mubarak, sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Prima Jaya Taka periode 2022-2027. (TBS)

Paser, helloborneo.com – Bupati Paser, Fahmi Fadli, melantik M. Fitriansyah Mubarak, sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Prima Jaya Taka periode 2022-2027. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu terlaksana di Pendopo, Rabu (5/10).

Pelantikan terlaksana setelah Panitia Seleksi Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menggelar berbagai tahapan seleksi dari pendaftaran peserta hingga penetapan calon direktur.

Bupati Paser, Fahmi Fadli usai pelantikan menekankan agar Direktur Perumda Prima Jaya Taka segera memberi kontribusi nyata dan lebih gencar lagi dibanding direksi sebelumnya terdahap pengembangan usaha untuk daerah.

” Saya inginkan adanya kerja yang nyata bagi Perusahaan Umum Daerah kita. Saya berharap akan ada inovasi baru dalam memajukan Perumda Prima Jaya Taka,” kata Fahmi.

Menyikapi berbagai masalah yang ada di perusahaan berplat merah itu, Fahmi juga mengingatkan pentingnya koordinasi baik dengan Pemkab Paser maupun sektor lainnya yang berkaitan dengan peningkatan hasil bagi Perumda Prima Jaya Taka.

“Saya juga mengharapkan direktur yang baru bisa berkomunikasi dengan berbagai sektor salah satunya dengan dewan pengawas perumda prima jaya taka,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Perumda Prima Jaya Taka, M. Fitriansyah Mubarak menyatakan, segera menindaklanjuti secara bertahap. Dalam waktu dekat pihaknya juga akan melangsungkan koordinasi internal terlebih dahulu guna mengetahui kondisi perusahaan.

Lebih lanjut, mantan Manager Aneka Usaha Perumda Prima Jaya Taka itu akan melakukan analisa bisnis dahulu terhadap kinerja perusahaan yang sudah berjalan di 3 tahun terakhir. Hal ini ditujukan untuk menentukan langkah bisnis selanjutnya.

“Yang disampaikan Bupati akan jadi masukan kami. Dalam waktu dekat kami akan koordinasi internal dahulu lalu menentukan kelanjutan untuk pengembangan bisnis,” kata Fitriansyah.

Diketahui, ia sebagai pucuk pimpinan tertinggi di BUMD Kabupaten Paser ini setelah bersaing dengan pendaftar lainnya, yakni Muhammad Abduh, dan Khairul Fadly. Pelantikannya juga menggantikan direktur sebelumnya yaitu Saiful Bahri. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses