DPRD Minta Dinkes PPU Kembali Sosialisasi Warga Soal Bahaya DBD

L Gustian

Anggota DPRD PPU Dari Partai Gerindra, Adla Dewata. (Dok)
Anggota DPRD PPU Dari Partai Gerindra, Adla Dewata. (Dok)

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU mengingatkan pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya saat ini volume hujan dalam Beberapa pekan terakhir cukup tinggi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab PPU) melalui Dinas Kesehatan setempat perlu memberikan edukasi dan pencegahan terhadap beberapa jenis penyakit kepada masyarakat.

Tim Puskesmas Penajam, lakukan “fogging”. (Dok)

Adla Dewata, angora DPRD Kabupaten PPU mengatakan masyarakat perlu waspada pada penyakit yang identik di musim penghujan. Seperti batuk, pilek dan DBD. Karena genangan air yang terbentuk bisa menjadi sarang jentik nyamuk DBD. Apalagi pada warga yang mengabaikan pentingnya 3M (menguras, menutup dan mengubur).

“Musim penghujan tidak hanya Pandemi Covid-19 yang harus diantisipasi. Namun penyakit seperti DBD wajib juga perlu perhatian. Kita harus waspada sama DBD,” jelasnya.

Nyamuk DBD

Adla meminta Pemkab PPU setempat melalui Dinas Kesehatan hingga camat, lurah dan kepala desa melakukan tindak pencegahan. Seperti turun langsung mengerahkan para kader kesehatan mengecek langsung kondisi rumah-rumah warga. Termasuk mengedukasi 3M hingga fogging terhadap kawasan yang berpotensi penularan DBD.

“Kita meminta kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan rumahnya. Jangan lupa melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan jentik setiap minggu. Di sisi lain pemerintah perlu turun lewat lurah dan RT. Jadi ada koordinasi antara semua pihak,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses