L Gustian

Penajam, helloborneo.com – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU memanfaatkan aset di Kecamatan Sepaku dengan membangun hotel, karena hingga saat ini mobilitas orang wilayah tersebut sangat tinggi.
Nantinya pembangunan hotel di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Pasalnya, jumlah kunjungan dan kebutuhan penginapan di IKN Nusantara semakin meningkat, seiring berjalanya proses pembangunan infrastruktur IKN Nusantara.

“Ada wacana memang membangun hotel. Ini juga masukan dari badan otorita sendiri. Kalau urusan pengelolaan bisa dikelola Pemkab PPU sendiri atau dipihak ketigakan,” kata Zainal Arifin, Sabtu (5/11).
Zainal menambahkan, puluhan hektar lahan milik pemerintah daerah di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP), berpotensi besar dalam menyumbang PAD. Lahan tersebut masuk kategori aset produktif jangka panjang.
Tak Tanya itu selain puluhan hektar lahan, Pemkab PPU juga memiliki aset lain berupa bangunan sekolah, rumah sakit maupun puskemas.

“Semua aset yang kita miliki, yang paling produktif untuk masa-masa mendatang ya tanah. Jika dimanfaatkan dengan benar, secara otomatis pemasukan daerah juga tinggi,” jelasnya.
Status aset daerah sejauh ini yang berada di wilayah IKN Nusantara masih belum jelas. Apakah bisa dipertahankan atau diambilalih oleh pemerintah pusat melalui badan otorita. Pemkab PPU masih berupaya mempertahankan aset daerah untuk tetap bisa dikelola.
“Kita akan minta untuk Pemkab PPU diinventarisir. Supaya kita tahu mana saja bisa dipertahankan dan bermanfaat bagi daerah,” pungkasnya. (adv/log)

















