L Gustian

Penajam, helloborneo.com – Permasalahan air bersih di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ke depan diharapkan tuntas. Hal ini untuk membuktikan bahwa kehadiran pemerintah untuk masyarakat merata.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten PPU, Hartono Basuki, Sabtu (6/11) meyakinkan pelayanan air bersih oleh Perumda Air Minum (PAM) Danum Taka di wilayah itu segera meluas. Penambahan kapasitas WTP Sepaku dari 15 liter per detik menjadi 30 liter per detik diharapakan sudah dapat segera dirasakan masyarakat.
“Dengan adanya peningkatan kapasitas produksi WTP Sepaku itu baik semoga saja warga yang terlayani air bersih semakin banyak,” jelasnya.

Dirinya memberikan apresiasi, serta meminta penjaminan itu dapat diberikan segera mungkin. Agar, keluhan masyarakat Sepaku di sana selama ini atas pelayanan air bersih dapat terpenuhi dengan ideal.
“Meski belum menjangkau seluruhnya, itu sudah sedikit mengurai permasalahan air bersih yang ada di sana,” lanjutnya.

Ini membuat permasalahan air bersih juga harus segera ditingkatkan. Permasalahan minimnya produksi air selama ini juga telah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah bahkan pemerintah pusat.
Cukup warga di sana hanya mengandalkan sumur bor, yang kualitasnya cukup rendah,” kata Hartono.
Saat ini pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi hingga kini juga terus berprogres. Ia meyakini ke depan pelayanan air bersih bagi warga di wilayah calon Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut bakal segera tuntas.
“Berjalannya pembangunan IKN Nusantara saat ini, termasuk intake dan bendungan Sepaku, masalah kebutuhan air bersih segera terselesaikan,” pungkasnya. (adv/log)
















