ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pelabuhan di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dianggap sebagai akses utama bagi para pendatang. Tak khayal bila perlu adanya pembenahan terhadap pelabuhan tersebut.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU, Rauf Muin mengatakan saat ini kondisi pelabuhan tersebut tidak teratur baik dari sisi pelayanan dan lingkungan pelabuhan.
“Kondisi pelabuhan di sana itu terlihat kumuh dan juga diatur terkesan secara sembrono,” kata Rauf Muin.

Menurut Ketua Partai Indonesi Raya (GERINDRA) Kabupaten PPU, Rauf Muin bahwa pelabuhan tersebut menjadi akses masuk ke Kabupaten PPU. Namun saat ini kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.
“Segera dibenahi karena alur masuk penumpang terlihat kumuh dan pintu masuk Kabupaten Penajam Paser Utara didominasi melalui pelabuhan,” ujarnya.

Hal yang memprihatinkan di pelabuhan yang berada di Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU itu adalah keluhan dari masyarakat. Tak hanya dari sisi lingkungan pelabuhan, pembenahan juga harus dilakukan pada pelayanan kepada penumpang hingga keselamatan penumpang.
“Termasuk pengelolaan pelabuhan itu sendiri mulai dari pelayanan dan keselamatan karena banyak mengeluh,” jelasnya.
Diketahui pengelolaan pelabuhan tersebut berada ditangan pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten PPU, harus segera melakukan perubahan demi menciptakan suasana yang nyaman.
“Dinas perhubugan harus bergerak membenahi itu,” tegasnya. (adv/log)

















