Tontong Bhakti Sihombing

Paser, helloborneo.com – Konsentrasi APBD Paser 2023 pada bidang pertanian oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser bakal fokus pada pengembangan industri pengolahan berbasis pertanian untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Paser, Fahmi Fadli, saat paripurna tentang persetujuan DPRD Kabupaten Paser terhadap Raperda APBD 2023. Konsentrasi itu, lanjut Fahmi sudah sesuai berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023.
Nantinya, prioritas pembangunan Kabupaten Paser 2023 dibagi menjadi 4 poin. Diantaranya, peningkatan perekonomian yang mandiri berbasis pertanian, peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemerintahan yang partisipatif.
Selain itu, penguatan layanan infrastruktur dan kulitas pengelolaan lingkungan hidup serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan sosial. Kesemuanya itu diakui Fahmi sudah sesuaipula dengan RPJMD 2021-2016 Kabupaten Paser.
“Ada 4 poin dari paparan kami yang jadi fokus di 2023 selain pengembangan industri,” katanya.
Lebih rinci, terhadap peningkatan ekonomi. Ditempuh dengan cara pemenuhan kebutuhan pangan berkelanjutan, baik dalam daerah maupun sebagai penyangga IKN, pengembangan industri berbasis sumber daya pertanian serta pengembangan UMKM.
Sementara terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, diintegrasikan dengan sistem informasi pelayanan publik termasuk meningkatkan kualitas SDM aparatur pelayanan publik. Begitu pula terhadap penguatan layanan infrastruktur.
“Untuk infrastruktur, jalan penghubung antar desa, kecamatan dan kabupaten akan diperbaiki. Ketersediaan rumah layak huni, air bersih dan sanitasi juga akan ditingkatkan,” jelasnya.
Dalam kualitas SDM dan kesejahteraan sosial. Peningkatan kualitas belajar mengajar melalui penyediaan sarana prasarana, peningkatan dan pemerataan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan literasi masyarakat nantinya diterapkan.
Selain itu, peningkatan peran perempuan dalam pembangunan, perluasan kesempatan kerja yang didukung pada peningkatan kompetensi, perlindungan tenaga kerja, perlindungan sosial dan penguatan pemberdayaan masyarakat diprioritaskan.
“Melalui peningkatan akses dan kualitas perpustakaan, peningkatan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan, penurunan prevalensi stunting, pembudayaan perilaku hidup sehat, semuanya kita upayakan sesuai visi misi Paser MAS” tegasnya. (adv/bs/log)
















