DPRD Dukung Pemkab PPU Soal Pemasangan Sambungan Jargas Seluruh Warga

Tun MZ

Anggota DPRD PPU Daerah Pemilihan (Dapil) Sepaku, Abdul Rahman Wahid. (Ist)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Abdul Rahman Wahid. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara mendukun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU yang menginginkan seluruh warga di daerah itu bisa menikmati sambungan aliran gas rumah tangga dari program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Abdul Rahman Wahid mengatakan Potensi gas di Kabupaten PPU juga dianggap mumpuni dan mampu mengakomodir lebih banyak sambungan aliran gas rumah tangga.

Warga Kabupaten PPU memerlukan sambungan gas rumah tangga, terlebih saat ini elpiji khususnya tabung ukuran tiga kilogram sulit didapatkan.

Pengecekan Jargas di Kabupaten PPU. (Dok)

Dari data Pemkab PPU saat ini sudah terpasang sebanyak 4.260 sambungan aliran gas rumah tangga program Kementerian ESDM sejak 2018. Dan pada 2020, Kabupaten Penajam Paser Utara mendapat kuota lanjutan atau jatah sebanyak 5.026 sambungan aliran gas rumah tangga dari Kementerian ESDM.

Dok. Pemasangan Jargas di PPU.

Pemasangan sambungan aliran gas rumah tangga pada 2018 dan 2020 tersebut, baru mengakomodir tiga desa dan sembilan kelurahan di Kecamatan Penajam dan Kecamatan Waru. Disebutkan bahwa banyak keinginan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara menyangkut sambungan aliran gas rumah tangga program Kementerian ESDM tersebut.

Warga yang belum mendapatkan jaringan gas rumah tangga menginginkan segara diakomodir agar dapat menikmati sambungan aliran gas rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara sendiri telah mengusulkan penambahan 15.000 sambungan aliran gas rumah tangga kepada Kementerian ESDM untuk pemasangan pada 2023. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses