Kodim 0913 PPU Patroli Amankan Proses Pembangunan IKN Nusantara

NB Purwaniawan

Kamis 29 September 2022 Kapolres PPU, Kajari PPU dan Dandim 0913 PPU dikukuhkan menjadi Bapak Asuh Stunting.(ESY)
Kodim 0913 PPU. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Komando Distrik Militer atau Kodim 0913 Penajam Paser Utara, melakukan patroli di kawasan inti Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara mengamankan proses pembangunan IKN Indonesia baru itu.

Pengamanan dan pengawasan proses pembangunan IKN Nusantara, menurut Komandan Kodim atau Dandim 0913 Penajam Paser Utara Letnan Kolonel Infantri Arfan Affandi di Penajam, Kamis, menjadi perhatian utama.

Upaya pengamanan dan pengawasan terus ditingkatkan, tegas dia, salah satunya dengan melakukan kegiatan patroli secara rutin setiap hari di wilayah IKN Indonesia baru.

Kodim 0913 Penajam Paser Utara lakukan koordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) dan pemerintah kabupaten setempat dalam melakukan pengamanan dan pengawasan agar pembangunan IKN Nusantara berjalan lancar.

Pengawasan dan pengamanan melibatkan kepala satuan kerja beserta pejabat yang bertanggung jawab, dan pihak yang terlibat kerja sama operasional pembangunan IKN Indonesia baru.

Pengamanan dan pengawasan tersebut, tegas Dandim, harus didukung pihak yang sedang melaksanakan pekerjaan dalam proyek pembngunan IKN Nusantara karena keterbatasan kemampuan TNI dan Polri.

Pembangunan infrastruktur dasar IKN Indonesia baru yang sedang berjalan, di antaranya Bendungan Sepaku-Semoi, pengambil air (intake) Sungai Sepaku, serta pelebaran jalan poros Petung-Sepaku.

Kemudian pembangunan jalan lingkar Sepaku, rumah susun pekerja dan embung di kawasan inti IKN Nusantara juga tengah dilakukan.

Pemerintah pusat bakal membangun Istana Negara, kantor kementerian dan kantor lembaga negara lainnya, serta beberapa titik jalan tol penghubung IKN Indonesia baru pada 2023.

Kodim 0913 Penajam Paser Utara juga ajak masyarakat setempat turut mendukung dan mengamankan proses pembangunan IKN Nusantara.

Pengawasan dan Pengamanan proses pembangunan IKN Indonesia baru, jelas Arfan Affandi dilakukan secara terbuka terhadap berbagai aspek lingkungan maupun sosial dan budaya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses