Sidak Pasar, Satgas Pangan Polda Kaltim Tak Temukan Indikasi Penimbunan

David Purba

Sidak Pasar Pandansari Balikpapan. (DP)
Sidak Pasar Pandansari Balikpapan. (DP)

Balikpapan, helloborneo.com – Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kaltim, melakukan inpeksi mendadak (sidak) di Pasar Pandan Sari dan Pasar Sepinggan Balikpapan pada Rabu (21/22) Siang.

Dalam sidak tersebut, Polda Kaltim tak temukan adanya indikasi penimbunan bahan pokok jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kasubdit Industri dan Perdagangan (Indagsi) Direktorat Kriminal Khusus Polda Kaltim, AKBP Ronni Bonic mengatakan, saat ini stok kebutuhan pokok di sejumlah pasar masih mencukupi.

“Stok masih cukup dan tidak ada kelangkaan, jadi sejauh ini memang tidak kami temukan ada indikasi penimbunan yang dilakukan pedagang,” jelas Ronni.

Ronni menyebut, adanya kelangkaan barang biasanya memang menjadi indikasi awal adanya penimbunan. Selain stok yang mencukupi, Ronni juga menyebut pihaknya juga tidak menemukan kenaikan harga yang tak wajar selama sidak berlangsung.

“Selisih harga di level distributor dan pengecer masih wajar,” ujarnya.

Ia meneruskan, pelaksanaan sidak merupakan kegiatan rutin Satgas Pangan Polda Kaltim, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kami ingin memastikan pasokan sembako serta bahan kebutuhan lainnya aman dan mencukupi selama perayaan Nataru,” kata Ronni.

Pada pelaksanaan sidak kemarin, Ronni menyebut stok bahan pokok untuk Kota Balikpapan masih mencukupi. Tak hanya jelang libur Nataru, stok bahan pokok diklaim masih cukup untuk dua bulan ke depan.

Terkait harga, dia mengaku memang ada perbedaan harga di level pengecer dan distributor. Hanya saja, Ronni menilai selisih harga yang terjadi masih dalam tahap wajar.

Analis Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Devi Permanasari menambahkan, selisih harga yang terjadi di level pengecer dan distributor kemungkinan besar karena pengecer masih menjual stok lama.

“Di level distributor tadi telur, beras dan sejumlah kebutuhan memang harganya mengalami penurunan,” jelas dia. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses