Ketua DPRD PPU Angkat Bicara Soal Mutasi Kali Ini

Edy Suratman Yulianto

Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor. (ESY)
Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Belum genap 2 pekan menjabat sebagai Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam Pongrewa melakukan mutasi kepada beberapa pejabat. Hal itu pun mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor.

Syahrudin M Noor, mengaku bahwa mutasi adalah hal yang wajar. Dirinya melihat ada upaya penyegaran bagi pejabat untuk eselon 4 dan 3 di lingkungan pemerintahan.

“Mutasi adalah hal yang wajar atau istilahnya penyegaran ketika pejabat-pejabat ini eselon 4 dan 3 dimutasi,” kata Syahrdin M Noor.

Meski dilakukan dalam kurun waktu 2 pekan setelah definitif menjadi Bupati Kabupaten PPU, dianggap Syahrudin M Noor tidak ada yang perlu perdebatkan selagi seusai aturan.

“Saya kira kita tidak akan mempermasalahkan kalau itu memang sesuai aturan dan regulasi yang ada,” ucapnya.

Dengan adanya mutasi ini, Syahrudin M Noor berharap kepada pejabat yang yang menempati jabatan baru bisa berkreatifitas dan berinovasi. Dan tak ingin ada pejabat yang menggunakan gaya lama.

“Semoga ditempat yang baru ini betul-betul bisa berkiprah. Jangan lagi ada budaya lama seperti malas atau bekerja hanya mengugurkan kewajiban. Kita mau job yang baru silahkan berkreatifitas dan berinovasi,” ujarnya.

Adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU menjadi sebagian tantangan bagi para pejabat. Dimonem mutasi ini harus menjadi unjuk diri bagi para pejabat menunjukan kemampuan dan kapasitasnya.

“Kita sekarang ini, salah satu wilayah kita ditunjuk IKN tentu ini menjadi tantangan. Dengan adanya pejabat baru silahkan tunjukkan kinerjanya, bawha ditunjuk duduk disitu ada kapabilitas dan kapasitas sehingga orang tidak banyak bertanya-tanya. Kenapa disitu itu dimutasi, apakah kapasitasnya disitu atau latar beakang tidak sesuai, tunjukan bahwa pebajat baru ini punya kemampuan disitu,” pungkasnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses