Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pelaksana tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memprediksi jumlah blangko KTP akan bertahan sampai 3 bulan kedepan.
Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten PPU Mawar menyatakan kebutuhan dalam satu bulan diperikirakan 1.000 blangko. Saat ini ketersediaan blangko sejak januari 2023 berjumlah 4.000 blangko.
“Rata-rata 1 bulan 1.000 sekitar. Kita tidak memastikan 1.000 per-bulan kadang bisa lebih. 4.000 kemarin itu saya prediksi 3 bulan paling cepat,” kata Mawar.
Penggunaan blangko paling banyak diakui dirinya pada bulan September 2022 lalu. Dimana siswa sekolah saat itu sedang libur sekolah. Sehingga siswa yang berumur 17 tahun mulai sadar akan kartu identitas tersebut.
“1.500 pada saat anak anak libur sekolah yang sudah di umur 17 tahun. Kalau tidak salah itu dibulan September lalu,” terangnya.
Penggunaan blangko nyaris didominasi oleh semua kategori seperti pergantian karena kehilangan, kemudian adanya perubahan data diri. Namun untuk warga yang mengurus KTP baru disebut Mawar masih sediki.
“Semua sih, ada yang hilang ada yang perubahan. Kalau KTP baru tidak terlalu banyak,” imbuhnya.
Diakui dirinya hanya akan bertahan 3 bulan kedepan. Permintaan blangko kembali akan dilakukan ketika jumlah persediaan di Kantor Disdukcapil Kabupaten PPU sudah mulai mendekat angka 700 blangko.
Proses untuk mendapatkan blangko, tidak terlalu rumit. Pihaknya hanya harus bersurat ke pemerintah pusat dan menunggu dikirim.
“Kita ada hitungan sendiri. Kalau tinggal 500 atau 700, saya akan minta lagi. Prosesnya hanya membuat surat kirim ke sana, nanti blangkonya juga dikirim ke sini. Paling lama satu Minggu yang penting ketersediaan dari sana. Kadang kadang saya kirim hari ini 3 hari datang,” jelasnya. (log)
















