Nyaman Bagus Purwaniawan

Penajam, helloborneo.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengharapkan masyarakat bangkit untuk menumbuhkan perekonomian daerah pasca COVID19.
Setelah lebih kurang dua tahun, kata Hadi Mulyadi di Penajam, melalui masa pandemi COVID-19 dan diharapkan masyarakat Kalimantan Timur bangkit menumbuhkan perekonomian.
Harapan tersebut disampaikan Wagub Kaltim pada saat kegiatan penyaluran bantuan peralatan kepada UMKM (usaha mikro kecil menengah) dan IKM (industri kecil menengah) Kabupaten Penajam Paser Utara.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan bantuan 3.839 unit peralatan
kepada 602 UMKM serta 141 unit peralatan kepada 102 IKM yang tersebar pada 10 kabupaten dan kota.
Sedangkan Kabupaten Penajam Paser Utara mendapatkan bantuan 129 unit peralatan untuk 15 UMKM dan 21 unit peralatan untuk IKM.
Pengadaan bantuan peralatan untuk UMKM dan IKM berupa peralatan memasak, pembuat kue, pengolahan hasil perikanan, pendingin, mesin cuci, sablon, peralatan kopi, pencucian kendaraan dan lainnya tersebut menghabiskan anggaran lebih kurang Rp19 miliar.
Pemerintah Provinsi Kalimatan Timur, jelas Wagub, mendapatkan dana insentif dari pemerintah pusat sekitar Rp19 miliar atas prestasi Kaltim menjaga kestabilan inflasi predikat terbaik se-Kalimantan pada 2022
Dana insentif dari pemerintah pusat dipergunakan untuk pengadaan bantuan peralatan bagi UMKM dan IKM yang tersebar pada 10 kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Timur.
Bantuan anggaran dari pemerintah pusat tersebut dikucurkan pada akhir 2022, tetapi pengadaan bantuan peralatan bagi UMKM dan IKM disalurkan pada 2023.
Bantuan peralatan sebagai penunjang usaha para pelaku UMKM dan pengusaha IKM sebagai salah satu upaya untuk membangkitkan perekonomian pasca pandemi Covid-19.
“Dana dicairkan akhir tahun lalu dan bantuan peralatan dibagikan untuk UMKM serta IKM pada tahun ini, sebagai upaya bangkitkan perekonomian pascaCOVID-19,” ujar Hadi Mulyadi. (log)
















