Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Diusia ke 21 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten PPU, Syahrudin M Noor menganggap momen tepat untuk berbenah dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) sekitar wilayah Kabupaten PPU.
Dalam Rapat Paripurna, Syahrudin M Noor mengatakan bahwa dengan adanya Kecamatan Sepaku menjadi wilayah (IKN), menjadi waktu yang tepat untuk berbenah demi menyesuaikan perubahan yang akan terjadi.
“Dimana salah satu kecamatan kita masuk dalam IKN yaitu kecamtan sepaku, tentu menjadi momen yang tepat untuk kita agar segera berbenah, guna menyesuaikan perubahan,” kata Syahrudin M Noor.
Dengan hadirnya IKN, tentu menjadi tantangan besar bagi daerah penyangga. Masyarakat pun dituntut untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan.
“Tantangan terbesar bagi masyarakat Kabupaten PPU untuk segera meningkatkan kualitas dan kemampuan kita berbagai segi kehidupan,” ujarnya.
Kabupaten PPU akan bersinggungan secara langsung dengan pemerintahan Otorita IKN Tentunya Kabupaten PPU akan terpengaruh dari adanya IKN. Dampak yang diberikan tak hanya dari 1 sektor melainkan banyak sektor untuk masyarakat di Kabupaten PPU.
“Kita ketahui bersama penetepan Ibu Kota Negara tersebut, tentunya Penajam Paser Utara sebagai wilayah yang berhubungan langsung dengan pemerintah orotita ikn sudah sewajarkan daerah harus mendapat efek domino yang posifiti baik,” kata dia.
Masyarakat tak bisa tinggal diam untuk menfaatkan hal tersebut. Syahrudin menginginkan masyarakat bisa memanfaatkan dampaknya, mulai dari sumber daya manusia, hingga berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten PPU.
“Pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur, sosial budaya serta perekonomian masyarakat. Sudah barang tentu hal tersebut tidak bisa diraih dengan melakukan hal-hal yang normatif saja, melainkan perjuangan langkah-langkah kongkret guna mewujudkan yang tercapaikannya tujuan yang kita harapakan,” harapnya. (adv/log)
















