Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Selama bulan suci ramadan, pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara, berharap tidak ada tragedi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Nurkaidah, Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak dan Perempuan (PPHAP) DP3AP2KB Kabupaten PPU, mengatakan pihaknya sangat berharap tidak ada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak selama bulan ramadan.
“Kekerasan semoga tidak terjadilah dibulan ramadan ini,” kata Nurkaidah.
Lebih dari sepekan bulan ramadan ini, Nurkaidah mengaku belum ada laporan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Harapan kita jangan sampai terjadi dibulan puasa. Belum ada terjadi mudahan mudahan tidak ada terjadi,” ujarnya.
Menurutnya selama bulan suci ramadan ini, masyarakat yang menjalankan ibadah ramadan harus bisa meningkatkan iman dan taqwa di momen ini.
“Bulan puasa harus lebih meningkat ibadah puasa tarawih dan tadarus meningkat iman dan taqwa kepada SWA,” pungkasnya.
Tentunya kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa ditekan melalui bulan penuh rahmat bagi umat muslim. Dan juga jumlah kasus tidak akan terjadi setelah bulan ramadan berakhir. (adv/log)
















