
Penajam, helloborneo.com – Kaum perempuan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) didorong untuk turut berkiprah dalam dunia perpolitikan, hukum, sosial dań ekonomi. Hal tersebut dikarenakan kaum perempuan dinilai mampu memberikan nuansa tersendiri dalam demokrasi.
“Perempuan jangan hanya di kasur, di sumur atau di dapur saja. Tapi lebih dari itu, semuanya mempunyai kedudukan yang sama dalam mengisi pembangunan, hingga berkiprah dalam dunia politik, hukum, sosial dań ekonomi” kata Bupati PPU, Hamdam.
Lebih lanjut Hamdam mengatakan, untuk dunia perpolitikan sekarang ini maka keterwakilan kaum perempuan sangat diharapkan.
Terutama tuntutan perempuan untuk mendapatkan peningkatan porsi di parlemen dengan kualitas yang lebih baik pada pemilihan anggota legislatif yang akan digelar tahun 2024 mendatang.
“Tentu diharapkan partisipasi kaum perempuan dalam perpolitikan ini tetap harus diimbangi dengan kualitas sumber daya yang bermutu, sehingga mampu melaksanakan aspirasi masyarakat dengan baik,” ucapnya.
Terlepas dari itu lanjutnya, dengan adanya dorongan kaum perempuan untuk berkiprah dalam dunia perpolitikan, hukum, sosial dań ekonomi. Maka kaum perempuan diharap mampu memberikan nuansa tersendiri dalam demokrasi.
“Saya melihat saat ini antusias kaum perempuan ikut terjun ke dunia politik, hukum, sosial dań ekonomi mengalami peningkatan. Saya optimis, kaum perempuan mampu menunjukkan diri menjadi sumberdaya manusia yang handal,” pungkasnya. (adv/log)

















