Legislatif PPU Minta Pemerintah Kabupaten Optimalkan Potensi PAD

Bagus Purwa

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Zainal Arifin. (ESY)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Zainal Arifin. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, meminta pemerintah kabupaten setempat mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD).

“Pemerintah kabupaten harus mengoptimalkan potensi daerah untuk meningkatkan PAD,” ujar anggota Komisi III DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Zaenal Arifin di Penajam.

Pendapatan Kabupaten Penajam Paser Utara masih mengandalkan pada dana perimbangan atau DBH (dana bagi hasil) minyak dan gas bumi dari pemerintah pusat.

Jika harga minyak dan gas bumi dunia mengalami penurunan, kata dia, pengaruhnya juga berimbas pada pendapatan Benuo Taka (sebutan Kabupaten Penajam Paser Utara).

“Harus ada upaya pemerintah kabupaten mengoptimalkan potensi PAD, tidak hanya bergantung pada dana bagi hasil minyak dan gas bumi,” ucapnya.

Pemerintah kabupaten dapat meningkatkan PAD, lanjut dia, salah satunya melalui pengelolaan aset daerah setempat.

Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini telah memiliki aset sepeti dome, gedung graha, stadion, dan masjid agung.

Jika aset daerah tersebut dikelola dengan baik, menurut dia lagi, maka dapat meningkatkan PAD dengan memungut retribusi dari pengelolaan aset itu.

Pelabuhan penyeberangan klotok (kapal kayu), jelas dia lagi, juga memiliki potensi sumber pemasukan PAD jika dikelola oleh Pemkab Penajam Paser Utara.

“Pemerintah kabupaten diharapkan dapat memaksimalkan potensi yang ada agar pembangunan kabupaten bisa berjalan secara berkelanjutan,” ucapnya.

Zaenal Arifin mengatakan, Perusahaan Daerah Benuo Taka serta Perusahaan Umum Daerah Air Minum Danum Taka juga harus dapat memberikan kontribusi kepada PAD. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses