
Penajam, helloborneo.com – Pengembangan ekonomi kerakyatan menjadi perhatian serius. Salah satu strategi yang diperlukan adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Dalam implementasinya pihak pengusaha di Kabupaten PPU diminta terlibat memberi ruang terhadap pemasaran produk UMKM di Kabupaten PPU.
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten PPU, Wakidi mengatakan, salah satu langkah yang sudah dilakukan adalah memberikan ruang pemasaran itu kepada hasil produk UMKM.
”Kondisi ini merupakan peluang untuk melakukan sinergitas pemasaran ini ada. Makanya sekarang kami minta pengusaha hotel, retail, kafe, dan pengelola tempat wisata juga peduli dengan produk lokal yang dibuat UMKM,” tuturnya.
Dalam kesepakatan kerja sama itu, pihak retail, hotel, kafe dan pengelola tempat wisata menyediakan tempat agar produk UMKM bisa dipajang untuk dijual. Proses marketing langsung dilakukan oleh pihak retail, hotel, kafe dan pengelola tempat wisata. Sementara UMKM hanya menyediakan stok barang, untuk didistribusikan ke pihak retail, hotel, kafe dan pengelola tempat.
”Kerja sama positif akan kita tingkatkan. Dengan pihak terkait, kami ingin produk UMKM ini dijual sepaket dengan jenis usaha lainnya. Terutama untuk souvenir dan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten PPU. Insyallah ini akan memberikan imbas positif,” pungkasnya. (adv/log)
















