Pangdam VI/Mlw Dampingi Kasum TNI Tinjau Pembangunan Makogabwilhan II

Peninjauan Pembangunan Makogabwilhan II. (Ist)
Peninjauan Pembangunan Makogabwilhan II. (Ist)

Balikpapan, helloborneo.com – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan atau Kogabwilhan merupakan komando utama operasi Markas Besar Tentara Nasional Indonesia. Satuan baru yang langsung berada di bawah komando Panglima TNI. Fungsi dan peran Kogabwilhan akan mengintegrasikan berbagai pangkalan TNI seperti yang ada di seluruh Indonesia.

Kogabwilhan bertugas sebagai penindak awal bila terjadi konflik di wilayahnya baik untuk OMP maupun OMSP dan sebagai kekuatan penangkal bila terjadi ancaman dari luar, serta pemulih kondisi keamanan sesuai dengan kebijakan Panglima TNI.

Saat ini Kogabwilhan terbagi menjadi 3 (tiga), masing-masing dipimpin oleh seorang Perwira Tinggi yang berpangkat Bintang tiga, yakni Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I yang berkedudukan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II yang berkedudukan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III yang berkedudukan di Timika, Papua Tengah.

Saat ini Kepala Staf Umum TNI, Letnan Jenderal TNI Bambang Ismawan bersama rombongan berkesempatan untuk mengecek pembangunan Markas Kogabwilhan II di dampingi langsung oleh Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo yang berada di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, Senin, 22 April 2024.

Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja yang berawal dari Timika, Sorong dan berakhir di wilayah Kodam VI/Mlw untuk meninjau Makogabwilhan II.

Untuk diketahui bahwa pada tanggal 28 Februari 2024 lalu melalui Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bapak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah menyerahkan sertifikat tanah yang dibangun Markas Kogabwilhan II tersebut. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses