Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, menjaga ketersediaan blanko kartu tanda penduduk (KTP) elektronik menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) yang pencoblosan dilaksanakan pada 27 November 2024.
“Pelayanan bagi pemilih pemula akan diprioritaskan jelang pilkada,” jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara Waluyo di Penajam.
Tetapi, untuk jumlah pasti pemilih pemula itu akan diketahui setelah penyerahan data penduduk pemilih potensial (DP4) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara pada Juni 2024.
Pelayanan jemput bola untuk perekaman dan pendataan pemilih pemula pada pilkada akan dilakukan, lanjut dia, seperti yang dilakukan perekaman dan pendataan pemilih pemula pada pemilihan umum (pemilu).
“Kami juga jaga persediaan blanko KTP elektronik jelang pelaksanaan pilkada, dan pastikan blanko KTP elektronik tidak kosong,” ujarnya.
Pada Januari 2024 telah meminta dan mendapatkan 8.000 keping blanko KTP elektronik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kata dia lagi, sebagai persiapan pilkada.
Jika ketersediaan blanko KTP elektronik tersisa 500 keping, menurut dia pula, akan mengajukan kembali permintaan kepada Kemendagri untuk diberikan blanko KTP elektronik.
“Kami tidak mau kehabisan blanko KTP elektronik di tengah tahapan pilkada berlangsung,” tambah Waluyo.
Dinas Dukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara siap mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan pilkada di daerah berjuluk Benuo Taka itu.
Ketersediaan blanko KTP elektronik dipastikan tidak mengalami kekosongan menjelang pelaksanaan pilkada. (adv/kmf/log)
















