
Penajam, helloborneo.com – Arus informasi yang begitu kuat di era globalisasi kerap disusupi berita-berita tidak benar yang menyesatkan. Jika tidak hati-hati, masyarakat dapat terjebak pada arus perubahan yang destruktif.
Menyikapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merapatkan barisan untuk menjaga keharmonisan di Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Saya mengimbau kepada kita semua dan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten PPU, baik jajaran pemerintah, pengusaha, elite politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan semua pemangku kepentingan untuk mempererat persaudaraan, mengedepankan kearifan lokal, nilai luhur budaya bangsa, dan kinerja untuk memajukan Benuo Taka yang harmonis, aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.
Tohar menyatakan pentingnya dukungan menyeluruh dari semua elemen masyarakat di Kabupaten PPU. Khususnya dalam menyikapi isu strategis yang berdampak pada ancaman disintegrasi bangsa belakangan ini.
Ia menyebut kehidupan di Kabupaten PPU telah berlangsung kondusif dan harmonis. Kebinekaan yang ada, menurutnya, merupakan salah satu potensi bangsa yang telah terjaga keutuhannya. Keharmonisan antarsesama tumbuh kuat seiring dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.
Terkait diraihnya predikat WTP dari BPK Kaltim, Tohar menyebutnya sebagai wujud rasa syukur terhadap karya bakti aparatur sipil negara kepada daerah. Selain itu juga sebagai penghormatan terhadap sejarah terbentuknya Kabupaten PPU hingga menjadi salah satu Kabupaten yang tumbuh pesat dan berkembang.
“Prestasi daerah yang telah kita raih serta keberhasilan pembangunan yang terpenuhi secara bertahap harus kita pertahankan, kita jaga, dan kita tingkatkan,” pungkasnya. (adv/kmf/log)
















