Menuju Ramah Perempuan dan Peduli Anak 2024, DP3AP2KB PPU Gelar Pelatihan PPRG

Edy Suratman Yulianto

DP3AP2KB PPU Gelar Pelatihan PPRG. (Ist)
DP3AP2KB PPU Gelar Pelatihan PPRG. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) untuk desa dan kelurahan se-Kabupaten PPU.

Acara yang berlangsung di Meeting Room Hotel Ika Petung ini merupakan bagian dari upaya menuju Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Tahun 2024.

Mewakili Penjabat Bupati Kabupaten PPU, Makmur Marbun, Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten PPU, Nurbaya, menekankan pentingnya Pengarusutamaan Gender (PUG) sebagai strategi integral dalam pembangunan.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 yang mengamanatkan seluruh menteri, kepala lembaga, gubernur, dan bupati/walikota untuk mengintegrasikan PUG pada setiap tahapan proses pembangunan.

“Perkembangan paradigma pembangunan gender saat ini lebih menekankan pada strategi yang mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dalam merencanakan, menganggarkan, melaksanakan, memantau, serta mengevaluasi berbagai kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara,” ungkap Nurbaya.

Nurbaya menambahkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara telah menunjukkan komitmennya melalui penerbitan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah.

Pelaksanaan PUG di desa/kelurahan, lanjut Nurbaya, dapat direalisasikan melalui Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak dengan mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa. Upaya ini dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

“Diharapkan para peserta yang hadir hari ini dapat mengikuti kegiatan dengan bersungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab hingga akhir, sehingga mendapatkan ilmu dan pengetahuan secara maksimal,” ujarnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses