Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, membuka bengkel konversi kendaraan bermotor menjadi energi listrik untuk mewujudkan transformasi energi menuju lingkungan yang lebih baik.
Pemerintah kabupaten membuka bengkel konversi motor listrik, jelas Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara Muhammad Zainal Arifin di Penajam, mendukung program pemerintah pusat mewujudkan transformasi energi menuju lingkungan yang lebih baik.
“Upaya itu jadi sarana pendidikan bagi warga akan penting adopsi kendaraan listrik sebagai bagian masa depan berkelanjutan,” tambahnya.
Sampai saat ini, sudah ada sekitar sembilan unit kendaraan bermotor dua jenis vespa di Kabupaten Penajam Paser Utara dikonversi menggunakan energi listrik.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bersama dengan penggiat vespa di daerah setempat, melakukan sosialisasi dan edukasi menyangkut konversi kendaraan bermotor menjadi energi listrik untuk menarik minat masyarakat.
Kabupaten Penajam Paser Utara diharapkan bakal menjadi salah satu daerah yang membawa nuansa energi listrik dimulai dari kendaraan bermotor roda dua.
“Bengkel ekosistem listrik konversi itu, akan lakukan konversi motor yang asa menjadi energi listrik,” ujarnya.
“Bengkel konversi adalah bentuk dukungan terhadap transisi menuju energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” ucapnya lagi.
Konversi kendaraan bermotor menjadi energi listrik sejalan dengan visi Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai kota berkelanjutan, kendaraan listrik dapat menjadi bagian keseharian warga.
Konsepnya kota hijau yang berkelanjutan, melakukan perubahan (transformasi) ekosistem, kata Muhammad Zainal Arifin, dari sistem energi konvensional beralih ke energi listrik.
Keberadaan bengkel konversi di Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai salah satu upaya pemerintah kabupaten untuk mengurangi emisi karbon. (adv/kmf/log)
















