DPRD PPU Dorong Pembentukan Kelompok Usaha Bersama, UMKM Lokal Siap Naik Kelas

Edy Suratman Yulianto

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron. (Ist)
Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Dalam upaya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU, Thohiron, mengajak masyarakat pelaku UMKM untuk membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB). Menurutnya, langkah ini merupakan solusi konkret untuk mendorong pertumbuhan dan kemandirian ekonomi lokal.

Thohiron menjelaskan bahwa KUB tidak hanya menjadi wadah untuk berkumpulnya para pelaku usaha, tetapi juga sarana strategis dalam mengakses informasi, bantuan pemerintah, pelatihan, dan mempermudah perizinan usaha. Hal ini menjadi penting karena masih banyak pelaku UMKM yang belum tersentuh program bantuan akibat kurangnya kelengkapan legalitas usaha.

“Banyak program bantuan yang bisa dimanfaatkan, tetapi masih banyak masyarakat yang enggan atau belum mengurus izin usaha. Padahal, pemerintah sudah sangat mempermudah prosesnya melalui OSS (Online Single Submission) dan layanan terpadu lainnya,” ujar Thohiron.

Ia menambahkan bahwa dengan bergabung dalam KUB, pelaku UMKM bisa mendapatkan pendampingan yang lebih maksimal. Selain itu, mereka juga bisa lebih mudah memperjuangkan aspirasi kolektif serta meningkatkan daya saing produk di pasar yang semakin kompetitif.

“Melalui KUB, para pelaku UMKM bisa mendapatkan akses ke permodalan, pelatihan keterampilan, hingga fasilitas produksi. Kalau mereka sudah terorganisir, peluang untuk berkembang akan lebih besar,” jelasnya.

Menariknya, Thohiron juga mendorong pembentukan KUB yang berbasis komunitas, yayasan, hingga lembaga keagamaan seperti masjid. Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas bisa mempererat hubungan sosial sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Inisiatif seperti ini tidak bisa hanya dari pemerintah, harus ada kesadaran kolektif dari masyarakat untuk saling mendukung. Kalau ini dilakukan bersama-sama, hasilnya akan jauh lebih besar,” tambahnya.

Politikus yang dikenal aktif menyuarakan pemberdayaan ekonomi masyarakat ini berharap, dengan terbentuknya banyak KUB, ekosistem UMKM di Kabupaten PPU akan semakin solid dan mampu berdaya saing tinggi, terutama dalam menghadapi perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada tak jauh dari wilayah Kabupaten PPU.

“Kami di DPRD siap mendukung segala bentuk inisiatif yang mendorong kemajuan UMKM. Harapannya, sektor ini tidak hanya tumbuh, tapi juga berkontribusi nyata dalam membangun ekonomi lokal yang kuat dan mandiri,” pungkas Thohiron. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses