Wabup PPU Tinjau Langsung Seleksi PPPK Tahap 2: Pastikan Proses Berjalan Adil dan Transparan

Edy Suratman Yulianto

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Ist)
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Ist)

Balikpapan, helloborneo.com – Wakil Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, kembali menunjukkan komitmennya terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel dengan meninjau langsung pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2. Kunjungan dilakukan di Gedung UPT BKN Balikpapan pada Sabtu (03/05/2025) kemarin.

Seleksi PPPK Tahap 2 ini diikuti oleh 669 peserta yang memperebutkan 121 formasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU. Ujian berlangsung selama lima hari, mulai dari 30 April hingga 4 Mei 2025.

Ini merupakan kali kedua Abdul Waris hadir di lokasi seleksi, sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten PPU dalam mengawal proses rekrutmen yang adil dan profesional. Ia menyatakan bahwa kehadirannya merupakan wujud tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap kualitas aparatur sipil negara di daerah.

“Kami ingin pastikan bahwa seluruh proses seleksi berlangsung transparan, bersih, dan memberi peluang yang sama bagi setiap peserta,” ujar Waris.

Dalam kunjungannya, Wabup juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan seleksi yang dinilai berjalan lancar dan tertib. Ia menyoroti peran sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam memastikan seleksi berjalan objektif dan bebas intervensi.

“Dengan sistem CAT, peserta langsung bisa melihat hasilnya. Ini menunjukkan pemerintah berkomitmen penuh pada efisiensi dan akuntabilitas. Tidak ada celah untuk manipulasi,” tegasnya.

Yang menarik, Abdul Waris tak hanya hadir secara simbolis. Ia menyempatkan diri masuk ke ruang ujian, menyapa dan memberikan motivasi secara langsung kepada para peserta seleksi. Momen ini disambut hangat dan mengangkat semangat para peserta. Ia mengingatkan pentingnya kesiapan mental, usaha maksimal, serta kekuatan doa.

“Jangan ragu dengan kemampuan diri sendiri. Tunjukkan yang terbaik dan jangan lupa minta restu orang tua. Jika belum berhasil sekarang, bukan berarti gagal. Masih banyak kesempatan lain,” ucapnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses