Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Wakil Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Waris Muin, menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi rumah duka salah satu korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Muchlisa. Kunjungan itu dilakukan pada Selasa malam (06/05/2025), dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah PPU, Tohar.
Kehadiran Waris Muin disambut haru oleh keluarga korban dan warga sekitar. Suasana rumah duka dipenuhi rasa duka mendalam, namun juga terselip rasa hangat atas perhatian langsung dari pimpinan daerah tersebut.
Waris Muin menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Ia juga memberikan dukungan moril dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan menghadapi cobaan ini.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi kehilangan,” ucapnya.
Tak hanya hadir di rumah duka, Waris Muin juga mengikuti prosesi pemakaman korban. Ia turut dalam doa bersama serta mengantarkan jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhir, sebagai bentuk penghormatan terakhir dan solidaritas kemanusiaan.
Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya. Kehadiran langsung seorang wakil bupati di tengah keluarga korban memberi makna besar, menjadi pelipur lara di tengah suasana kehilangan.
Sementara itu, insiden tenggelamnya KMP Muchlisa masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan yang maksimal bagi para korban dan keluarganya.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan transportasi laut dan kesiapsiagaan semua pihak dalam menghadapi situasi darurat di wilayah pesisir seperti PPU. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal proses evakuasi dan investigasi hingga tuntas.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap korban dan keluarganya mendapatkan perhatian dan penanganan yang layak,” tegasnya. (adv/kmf/log)
















