
Banjarbaru, helloborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan kompetisi mini soccer Hardiknas Cup 2025 dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 sebagai upaya mempererat tari silaturahmi antar tenaga pendidikan.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso menuturkan, turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebuah momentum penting, untuk mempererat tali silaturahmi, menggalang semangat sportivitas, serta membangun rasa kebersamaan di antara kita semua.
“Menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, namun yang terpenting adalah bagaimana kalian menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, saling menghargai, dan menjaga semangat persaudaraan,” kata Gubernur Kalsel di Banjarbaru.
Muhidin menerangkan, event mini soccer dalam rangka hari pendidikan nasional akan lebih menumbuhkembangkan kesadaran semua, akan pentingnya kesehatan jasmani, dan sekaligus makin memasyarakatkan olahraga mini soccer di kalangan masyarakat.
Olah raga seperti sepak bola dinilai bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga sebuah seni yang menyatukan, membangun karakter, dan mengajarkan nilai-nilai kerja sama, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
“Saya percaya bahwa dengan dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang baik bagi perkembangan olahraga di daerah kita, khususnya olahraga sepak bola,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Hardiknas Cup 2025, Mulyadi menambahkan, peserta pada kompetisi kali ini merupakan tenaga pendidikan SMA, SMK dan SLB hampir 13 Kabupaten/Kota sebanyak 20 Tim yang diselenggarakan mulai 15 hingga 18 Mei 2025.
“Para tenaga pendidik yang ikut pada Hardiknas Cup 2025 kali ini merupakan sudah terdaftar di dapodik, untuk para pemenang Juara 1,2,3 dan top score, mendapatkan uang pembinaan dengan total Rp4,7 juta serta piala,” pungkasnya. (ip/log)

















