PPU Jajaki Investasi Strategis Bersama Kedubes Belarus, Dorong Peluang Kerjasama di Sektor Pertanian dan Otomotif

Edy Suratman Yulianto

PPU Jajaki Investasi Strategis Bersama Kedubes Belarus. (Ist)
PPU Jajaki Investasi Strategis Bersama Kedubes Belarus. (Ist)

Jakarta, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalin kemitraan internasional sebagai bagian dari strategi memperkuat pembangunan daerah. Pada Rabu (28/05/2025), Wakil Bupati PPU, Waris Muin menghadiri forum diskusi investasi bertajuk Business Cooperation yang diselenggarakan di Kedutaan Besar Belarus, Jakarta Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Jl. Patra Kuningan VII No.3, Karet Kuningan, Setiabudi ini menjadi ajang strategis untuk membuka peluang kerja sama antara PPU dan Belarus di berbagai sektor potensial. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Tenaga Ahli Dr. Indrayani, dan disambut langsung oleh Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Yang Mulia Mr. HE Raman Ramanouski.

Diskusi berlangsung intens dan terbuka, membahas berbagai sektor kerja sama strategis seperti properti, pertanian, perkebunan, peternakan, serta pengembangan infrastruktur untuk mendukung akses ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pihak Pemkab PPU memaparkan secara mendalam potensi besar yang dimiliki daerah sebagai wilayah penyangga IKN mulai dari sumber daya alam, ketersediaan lahan, hingga kesiapan regulasi daerah dalam menyambut investor asing.

“PPU memiliki posisi yang sangat strategis dan sumber daya yang melimpah. Kami ingin menunjukkan bahwa daerah kami terbuka dan siap menjadi bagian penting dari transformasi ekonomi nasional, terutama dengan hadirnya IKN,” ujar Dr. Indrayani.

Menanggapi hal itu, Kedutaan Besar Belarus menyambut positif inisiatif kerja sama yang ditawarkan. Duta Besar Raman Ramanouski menyampaikan bahwa Belarus memiliki ketertarikan terhadap potensi kerja sama di sektor pertanian, terutama yang berkaitan dengan otomotif pertanian seperti traktor dan alat berat.

“Kami melihat peluang besar untuk menjalin kerja sama dalam hal perakitan traktor dan alat berat pertanian. Produk kami, seperti traktor dan dump truck, telah digunakan di Indonesia. Kami harap ke depan akan terbuka kerja sama antar perusahaan Belarus dan Indonesia yang mampu mendorong lapangan kerja serta alih teknologi,” kata Duta Besar Raman.

Wakil Bupati PPU, Waris Muin menyambut baik respon tersebut dan menyampaikan bahwa Pemkab PPU sangat terbuka untuk menyambut kedatangan delegasi Belarus ke wilayahnya dalam rangka melihat langsung kondisi dan kesiapan daerah untuk investasi.

“Kami berharap pihak Kedubes Belarus dapat datang ke PPU dan menyaksikan langsung potensi besar yang ada di lapangan. Kerja sama ini akan menjadi langkah besar dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tutur Waris.

Pertemuan ini juga menjadi simbol dari terbukanya PPU terhadap kemitraan internasional yang visioner, terutama dalam mendukung pengembangan industri lokal dan membuka kesempatan kerja baru bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten PPU menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi kemudahan perizinan dan dukungan infrastruktur, sehingga investor dapat menjalankan aktivitas usahanya dengan lancar dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin menghadirkan solusi ekonomi jangka panjang bagi masyarakat PPU. Salah satu caranya adalah dengan menjalin kerja sama global, termasuk di sektor pertanian modern dan otomotif. Kami yakin, sinergi ini akan mempercepat terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses