Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Semangat pemberdayaan perempuan dan dukungan terhadap program pemerintah daerah kembali digaungkan melalui pelantikan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) periode 2024–2029, yang digelar secara daring pada Senin (10/06/2025). Momentum ini menandai komitmen baru DWP PPU dalam menjalankan peran strategis di bidang sosial dan kesejahteraan keluarga, seiring dinamika pembangunan daerah yang semakin pesat.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DWP Provinsi Kalimantan Timur, Nurul Atikah Ujang, dan diikuti oleh seluruh perwakilan DWP dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Kendati digelar secara virtual, semangat kebersamaan dan tanggung jawab untuk mengemban amanah terasa begitu kuat.
Ketua DWP PPU yang baru dilantik, Riawati Koriah Tohar, menyampaikan rasa syukur dan tekad untuk membawa organisasi yang ia pimpin menjadi mitra aktif pemerintah dalam menciptakan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama kaum perempuan.
“Kami ingin DWP tidak hanya menjadi simbol organisasi istri ASN, tapi menjadi agen perubahan yang nyata di tengah masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah adalah kunci untuk menciptakan program yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Riawati menegaskan pentingnya kerja kolektif dalam menjalankan roda organisasi. Ia mendorong seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan, saling mendukung, serta aktif mengembangkan potensi diri dan anggota agar manfaat kehadiran DWP lebih terasa luas.
Ia juga menyoroti isu-isu strategis yang menjadi perhatian DWP ke depan, mulai dari pendidikan keluarga, ketahanan ekonomi perempuan, hingga peran perempuan dalam pembangunan desa.
“Kami ingin DWP hadir tidak hanya di ruang seremonial, tapi juga di ruang-ruang edukasi, advokasi, dan pemberdayaan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Kaltim, Nurul Atikah Ujang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menaruh harapan besar agar jajaran DWP di seluruh daerah bisa menjadi motor penggerak kegiatan sosial dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya.
“DWP memiliki potensi besar untuk membangun karakter bangsa dari unit terkecil, yaitu keluarga. Maka dari itu, program-program DWP ke depan harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta menjadi pelengkap kebijakan pemerintah daerah,” ucapnya. (log)
















